KKN Unhas Pasang 14 Penanda Fasilitas Umum di Betao Riase

  • 13 Agt 2026 08:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Sidrap – Mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 116 memasang 14 penanda fasilitas umum di Desa Betao Riase, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut melibatkan enam mahasiswa.

Program diawali observasi dan survei lapangan selama satu pekan untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Hasil observasi menunjukkan sejumlah fasilitas umum masih sulit ditemukan warga dan pengunjung dari luar desa.

Koordinator Desa KKN Tematik Unhas Gelombang 116 Desa Betao Riase, Muhammad Rizqullah, mengatakan pemasangan penanda dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberadaan papan petunjuk diharapkan memudahkan warga maupun pendatang menemukan fasilitas umum di desa.

"Kami melihat masih ada beberapa fasilitas umum yang cukup sulit ditemukan, terutama bagi masyarakat dari luar desa. Karena itu, kami berinisiatif membuat penanda di beberapa titik agar lokasi fasilitas umum lebih mudah diketahui dan diakses," ujar Muhammad Rizqullah.

Sebanyak 14 penanda dipasang di sejumlah lokasi strategis Desa Betao Riase. Penanda tersebut mencakup tiga Posyandu, satu Pustu ILP, lima masjid, satu titik kumpul, dua lapangan, dan dua sekolah dasar.

Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahapan tersebut meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, penyediaan alat dan bahan, pembuatan papan, pemasangan, serta monitoring dan evaluasi.

Pemasangan papan penanda melibatkan mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Betao Riase. Sejumlah pemuda desa, di antaranya Sawwar dan Akkal, turut bergotong royong membantu proses pemasangan.

Keberadaan papan penanda membantu masyarakat dan pengunjung menemukan fasilitas umum di Desa Betao Riase. Penanda tersebut juga memudahkan warga menemukan lokasi pelayanan umum dan tempat ibadah.

Pemuda desa menyambut baik pemasangan papan penanda karena dinilai membantu mobilitas warga dan pengunjung. Arah menuju sejumlah fasilitas penting di desa kini menjadi lebih mudah dikenali.

Untuk menjaga keberlanjutan program, Pemerintah Desa Betao Riase bersama pemuda dan Karang Taruna diharapkan melakukan pemeliharaan secara berkala. Langkah tersebut diperlukan agar papan tetap terawat dan mudah dibaca masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan melalui kemudahan akses masyarakat terhadap fasilitas umum di Desa Betao Riase.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....