Cegah Pencemaran Sungai, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pengelolaan Limbah Popok
- 10 Agt 2026 09:14 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKNPK) Universitas Hasanuddin mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan limbah popok bayi di Pustu ILP Desa Betao Riase, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap.
Edukasi tersebut dikemas melalui program POPOK BIJAK, yakni Gerakan Sadar Pengelolaan Popok Bayi untuk Menjaga Kebersihan Sungai dan Kesehatan Lingkungan. Kegiatan dipimpin mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas, Muhamad Fikri Fahrezi, dan diikuti 25 peserta yang terdiri atas ibu balita serta kader Posyandu.
Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai dampak limbah popok sekali pakai terhadap lingkungan. Limbah berbahan sintetis yang sulit terurai berpotensi mencemari lingkungan, termasuk sungai jika dibuang secara sembarangan.
Dalam edukasi tersebut, peserta diajak mengenali komponen dan lapisan popok serta melakukan uji daya serap cairan. Mahasiswa juga menggunakan media audiovisual untuk memperjelas materi yang disampaikan.
Peserta kemudian diberikan pemahaman mengenai cara menangani popok sebelum dibuang. Caranya dengan membersihkan sisa kotoran, membungkus dan mengikat popok menggunakan plastik, serta tidak membuangnya ke sungai atau area terbuka.
Mahasiswa KKNPK Unhas juga memperkenalkan inovasi pengolahan limbah popok sekali pakai menjadi pot tanaman. Selain itu, masyarakat didorong menggunakan popok kain (cloth diaper) saat berada di rumah sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi limbah popok sekali pakai.
Salah seorang peserta, Rusni, mengapresiasi edukasi tersebut karena memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan limbah popok secara higienis. Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai cara membuang popok sekali pakai dengan benar masih terbatas.
“Edukasi ini sangat berguna karena sebagian besar ibu-ibu di sini menggunakan popok sekali pakai dan belum tahu cara pengelolaan yang baik dan benar,” ujar Rusni.
Melalui program POPOK BIJAK, mahasiswa KKNPK Unhas berharap kader Posyandu dan ibu balita dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Edukasi tersebut diharapkan mendorong kebiasaan membuang dan mengelola limbah popok secara bijak untuk menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....