Sebanyak 10 Putra-Putri Morowali Raih Beasiswa Nickel Industries di Unhas
- 05 Agt 2026 09:36 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Nickel Industries berkolaborasi dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Nickel Industries 2026. Kemitraan ini merupakan wujud investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda dari kawasan industri agar mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah sekaligus menjawab kebutuhan Indonesia akan talenta unggul di masa depan.
Nickel Industries merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan pengolahan nikel dengan sejumlah proyek di Indonesia, termasuk di Morowali, Sulawesi Tengah. Selain mendukung penguatan hilirisasi mineral nasional, perusahaan ini juga mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui investasi di bidang pendidikan yang dijalankan bersama Unhas untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri dari wilayah operasional perusahaan.
Program Beasiswa Nickel Industries 2026 merupakan beasiswa sarjana (S1) penuh hasil kerja sama Nickel Industries dan Unhas yang memasuki tahun ketiga penyelenggaraan. Sejak diluncurkan pada 2024, program ini secara konsisten memberikan kesempatan kepada 10 penerima beasiswa setiap tahunnya di wilayah Morowali, Maluku Utara, dan Papua Barat. Memasuki angkatan tiga di tahun 2026, program difokuskan bagi 10 putra-putri terbaik dari Morowali, khususnya di kawasan operasional Hengjaya Mineralindo dan Sampala Project.
Selain menanggung biaya pendidikan, program ini juga memberikan bantuan biaya hidup dan tempat tinggal. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa investasi pendidikan tidak hanya berhenti pada pembiayaan kuliah, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki lingkungan belajar yang mendukung hingga menyelesaikan studi. Proses seleksi berlangsung secara kompetitif. Dari 27 pendaftar akhirnya terpilih sepuluh mahasiswa sebagai penerima beasiswa Batch 3.
Chief Executive Officer Nickel Industries, Justin Charles Werner, mengatakan pihaknya bangga dapat kembali menjadi bagian dari perjalanan pendidikan generasi muda Indonesia. Menurutnya, seluruh penerima beasiswa telah menunjukkan kemampuan, karakter, dan potensi melalui proses seleksi yang ketat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Unhas yang telah mendukung proses seleksi hingga melakukan pendampingan kepada mahasiswa angkatan pertama dan kedua. Kami akan terus memantau perkembangan studi kalian dan siap memberikan dukungan selama empat tahun ke depan. Jika menghadapi kesulitan dalam proses belajar, jangan ragu untuk menghubungi kami," jelas Justin.
Justin menambahkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan inovasi dan pemimpin masa depan. Karena itu, Nickel Industries berkomitmen mendukung para penerima beasiswa hingga menyelesaikan pendidikan dan berharap mereka kelak dapat memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengatakan program beasiswa tersebut menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan.
"Ini merupakan kesempatan yang luar biasa. Jangan disia-siakan. Unhas akan memastikan seluruh penerima beasiswa memperoleh pendampingan optimal, baik dalam proses akademik maupun pengembangan kapasitas. Kami ingin memastikan mereka mampu menyelesaikan studi dengan hasil terbaik," jelas Prof. JJ.
Prof. JJ menjelaskan, kolaborasi bersama Nickel Industries juga sejalan dengan komitmen kampus dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama melalui penyediaan pendidikan berkualitas (SDGs 4), pengurangan kesenjangan akses pendidikan (SDGs 10), serta penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri (SDGs 17).
Menurutnya, keberhasilan program tidak berhenti pada penyerahan beasiswa. Unhas akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan perkembangan akademik mahasiswa sebagaimana yang telah dilakukan kepada penerima beasiswa angkatan pertama dan kedua.
Welcoming Ceremony Mahasiswa Penerima Beasiswa Nickel Industries berlangsung pada Selasa (4/8/2026) pukul 12.00 WITA secara daring melalui Zoom Cloud Meeting. Kegiatan turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.Mf., Subsp.Ortognat.D., jajaran pimpinan fakultas, serta perwakilan Nickel Industries, yaitu Chief Operating Officer Tony Green dan Chief Financial Officer PT Hengjaya Mineralindo sekaligus CFO Nickel Industries Limited, Vijay N. Gopinathan Nair.
Adapun para Penerima beasiswa, yakni :
- Miftah Nur Azisah (Teknik Elektro)
- Suci Ramadan (Teknik Pertambangan)
- Laila Delfi (Psikologi)
- Lestari Minggu Bone (Ilmu Hukum)
- Salsabila (Sistem Informasi)
- Elta Patanggu (Teknik Geologi)
- Arif Akbar (Bahasa Mandarin & Kebudayaan Tiongkok)
- Akza Krisel Tabor Piamba (Akuntansi)
- Ahmad Fahrezi (Teknik Sipil)
- Rasasti Oktavia (Kehutanan).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....