Minimalisir Sampah Organik, Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga buat Eco Enzyme
- 02 Agt 2026 07:56 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Sidenreng Rappang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 116 Universitas Hasanuddin menggelar pelatihan pengolahan sampah organik kulit buah menjadi eco enzyme di Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan.
Pelatihan berlangsung di rumah Kepala Lingkungan III mulai pukul 15.30 hingga 17.00 WITA. Kegiatan diprakarsai oleh Andi Dien Sabily Banawa selaku penanggung jawab sekaligus pemateri, serta diikuti 31 ibu rumah tangga bersama Kepala Lingkungan III dan perwakilan Kelompok Tani setempat.
Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap meningkatnya sampah organik, khususnya kulit buah, yang belum dikelola secara optimal oleh masyarakat. Selain itu, masih rendahnya kesadaran warga dalam memilah sampah rumah tangga menjadi perhatian mahasiswa KKN-T 116 Universitas Hasanuddin.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai tahapan pembuatan eco enzyme, mulai dari pemilihan bahan, proses fermentasi, hingga pemanfaatan hasil akhirnya. Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung agar peserta dapat memahami proses pengolahan secara menyeluruh.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat mempraktikkan pembuatan eco enzyme menggunakan limbah kulit buah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat menyadari bahwa limbah organik yang selama ini dibuang masih memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Lingkungan III Kelurahan Salomallori, Takko, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, masyarakat menantikan hasil fermentasi eco enzyme karena produk tersebut memiliki banyak manfaat dan diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan pencemaran lingkungan di wilayahnya.
"Sangat menunggu hasil dari produk eco enzyme karena dapat digunakan dalam berbagai hal dan sangat membantu permasalahan dan keresahan mengenai pencemaran lingkungan yang terjadi di lingkungan kami," ujar Takko.
Mahasiswa KKN-T 116 Universitas Hasanuddin berharap pelatihan ini dapat mendorong masyarakat menerapkan pengolahan sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta mengurangi jumlah limbah organik yang berakhir di tempat pembuangan sampah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....