Indonesia Raih Penghargaan Global untuk Infrastruktur Broadband AI

  • 29 Jul 2026 09:31 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Indonesia meraih AI-Net Country 2026 Award dan WBBA Gigacity Certification dari World Broadband Association (WBBA) dalam ajang Broadband Development Summit (BDS) APAC 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas kesiapan infrastruktur digital Indonesia dalam mendukung pengembangan jaringan internet generasi baru berbasis Artificial Intelligence (AI), IPv6, dan Net5.5G.

Penghargaan yang diumumkan melalui akun Instagram resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) itu juga menandai keberhasilan Indonesia dalam mempercepat transformasi digital nasional. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya tingkat adopsi Internet Protocol Version 6 (IPv6) yang kini mencapai 35 persen, sebagai fondasi bagi pengembangan jaringan internet yang lebih cepat, aman, dan efisien.

Selain pemerintah, sejumlah perusahaan telekomunikasi nasional turut mencatatkan prestasi pada ajang tersebut. XLSMART, SURGE, dan Telkomsel menerima penghargaan atas inovasi serta pengembangan layanan broadband yang mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia. Penghargaan tersebut menunjukkan kontribusi sektor industri dalam memperkuat ekosistem konektivitas digital nasional.

Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Denny Setiawan, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional terhadap arah pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Menurutnya, standar sertifikasi global yang diberikan WBBA memvalidasi strategi transformasi digital jangka panjang yang tengah dijalankan pemerintah. "Standar sertifikasi global terpadu ini memvalidasi strategi transformasi digital jangka panjang Indonesia dan akan mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan berkualitas tinggi yang cerdas di seluruh pelosok negeri," ujar Denny Setiawan.

Penghargaan tersebut juga mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun infrastruktur digital yang mampu mendukung berbagai layanan berbasis kecerdasan buatan, komputasi awan, Internet of Things (IoT), hingga transformasi digital di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan ekonomi digital. Pemerintah berharap capaian ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan ekosistem digital nasional sekaligus mendorong pemerataan akses internet berkecepatan tinggi di seluruh wilayah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing Indonesia dalam ekonomi digital global serta mempercepat terwujudnya transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....