Aksi Nyata KKN-PK Unhas Cegah Hipertensi lewat SIPAKAMASE di Desa Cenrana
- 28 Jul 2026 15:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Sidenreng Rappang – Hipertensi masih menjadi salah satu penyakit tidak menular yang banyak ditemukan di masyarakat dan kerap disebut sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan tekanan darah secara berkala menyebabkan banyak kasus baru terdeteksi setelah muncul komplikasi.
Kondisi tersebut mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program SIPAKAMASE (Skrining Penderita Hipertensi dan Edukasi Masyarakat) di Desa Cenrana, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Program dilaksanakan dalam dua tahap, yakni di Posyandu Dusun Pakkalasoe pada Jumat (17/7/2026) dan di Dusun Bukkere pada Ahad (19/7/2026). Kegiatan melibatkan mahasiswa lintas profesi kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter dan stetoskop. Hasil pemeriksaan disampaikan langsung kepada peserta sebagai bentuk deteksi dini kondisi kesehatan masing-masing.
Selain skrining, mahasiswa juga memberikan edukasi melalui penyuluhan interaktif mengenai pengertian hipertensi, faktor risiko, gejala, komplikasi, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Untuk memperkuat pemahaman peserta, tim juga membagikan leaflet edukatif yang dapat dijadikan panduan dalam kehidupan sehari-hari.
Penanggung jawab program, Faathir Rezki, mengatakan SIPAKAMASE tidak hanya berfokus pada pemeriksaan tekanan darah, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengendalian hipertensi sejak dini.
"Program SIPAKAMASE dirancang tidak hanya untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat tentang pentingnya mendeteksi dan mengendalikan hipertensi sejak dini agar risiko komplikasi dapat dicegah," ujarnya.
Program ini mendapat respons positif dari masyarakat yang antusias mengikuti pemeriksaan maupun sesi diskusi. Melalui SIPAKAMASE, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Cenrana semakin rutin memeriksakan tekanan darah, menerapkan pola hidup sehat, serta memanfaatkan layanan kesehatan sebagai upaya mencegah komplikasi hipertensi sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....