Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Keselamatan Pengunjung Jembatan Pelangi

  • 26 Jul 2026 15:53 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Sidrap – Mahasiswa KKN 116 Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk SAFE TOUR (Safety Signage for Tourism) di Kawasan Wisata Jembatan Pelangi, Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu (25/7/2026). Program yang diinisiasi Nadila Angel Beniana, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat dengan peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan terhadap pentingnya keselamatan melalui pemasangan spanduk rambu keselamatan di kawasan wisata.

Kegiatan tersebut diresmikan oleh Kepala Desa Lagading, H. Abdullah, S.IP., dan dihadiri perangkat desa, masyarakat, serta pengunjung Jembatan Pelangi. Program SAFE TOUR dilatarbelakangi masih adanya potensi risiko kecelakaan di kawasan wisata, seperti terpeleset, terjatuh, maupun tenggelam. Karena itu, penyediaan rambu keselamatan dinilai menjadi salah satu langkah preventif untuk mengurangi risiko sekaligus membangun budaya sadar keselamatan di ruang publik.

Spanduk yang dipasang memuat berbagai informasi keselamatan, seperti imbauan untuk berhati-hati saat berada di sekitar jembatan dan sungai, menjaga kebersihan kawasan wisata, serta mengajak pengunjung menciptakan lingkungan wisata yang aman dan nyaman. Selain pemasangan rambu, mahasiswa juga memberikan sosialisasi singkat mengenai makna setiap tanda keselamatan dan pentingnya mematuhi imbauan yang disampaikan.

Kepala Desa Lagading, H. Abdullah, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pengunjung. "Keberadaan rambu keselamatan ini merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap pentingnya menjaga keselamatan selama berada di kawasan wisata. Kami berharap masyarakat dan seluruh pengunjung dapat mematuhi setiap imbauan yang disampaikan sehingga Jembatan Pelangi tetap menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi Desa Lagading," ujarnya.

Sementara itu, penanggung jawab program, Nadila Angel Beniana, mengatakan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan media edukasi yang mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. "Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola wisata, tetapi juga seluruh pengunjung. Melalui program SAFE TOUR, kami ingin menghadirkan media edukasi yang sederhana namun efektif agar masyarakat semakin sadar akan potensi risiko di kawasan wisata. Harapannya, budaya keselamatan dapat tumbuh sebagai kebiasaan sehingga setiap orang dapat menikmati wisata dengan rasa aman dan tetap memperhatikan keselamatan diri maupun orang lain," katanya.

Menurutnya, program ini juga menjadi implementasi penerapan ilmu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di luar lingkungan industri. Prinsip-prinsip K3 dinilai penting diterapkan di kawasan wisata sebagai upaya pengendalian risiko dan pencegahan kecelakaan melalui penyediaan informasi keselamatan yang jelas dan mudah dipahami.

Selain itu, pelaksanaan SAFE TOUR mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya pencegahan cedera, Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan melalui pengembangan kawasan wisata yang aman dan inklusif, serta Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Universitas Hasanuddin, Pemerintah Desa Lagading, dan masyarakat.

Melalui program tersebut, Mahasiswa KKN 116 Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap budaya keselamatan dapat menjadi kebiasaan bagi setiap pengunjung, sehingga Kawasan Wisata Jembatan Pelangi terus berkembang sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....