UMI Makassar Perkuat Infrastruktur Digital Dukung Transformasi Layanan Kampus

  • 23 Jul 2026 14:38 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar: Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus mempercepat transformasi digital melalui penguatan infrastruktur teknologi sebagai fondasi pengembangan UMI Connection. Langkah tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan aplikasi, tetapi juga mencakup pembangunan jaringan digital, pusat data, sistem keamanan siber, serta integrasi layanan yang dipersiapkan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi dalam jangka panjang.

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., mengatakan transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi perguruan tinggi modern dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola. Menurutnya, pembangunan infrastruktur digital merupakan investasi strategis agar seluruh layanan akademik maupun administrasi dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan mampu menjawab perkembangan teknologi di masa depan.

Ia menjelaskan UMI saat ini tengah melakukan modernisasi jaringan melalui pembangunan backbone fiber optic, peningkatan kapasitas jaringan inti, serta penguatan arsitektur sistem agar seluruh layanan digital memiliki tingkat keandalan yang tinggi. Selain itu, UMI juga menyiapkan pembangunan Gedung UMI Connection yang akan menjadi pusat integrasi berbagai layanan teknologi informasi universitas.

"Kemajuan sebuah kampus tidak lagi hanya diukur dari tinggi bangunannya, tetapi dari kecerdasan sistem yang bekerja di dalamnya. Kami ingin membangun universitas yang mampu melayani lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan mengambil keputusan dengan lebih tepat," ujar Hambali Thalib, Kamis 23 Juli 2026.

Wakil Rektor II UMI, Prof. Dr. Ir. Zakir Sabara H.W., S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., menambahkan pengembangan infrastruktur digital tidak sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan membangun fondasi agar seluruh sistem universitas dapat saling terhubung dalam satu ekosistem. Melalui konsep Satu Akses, Satu Data, Satu Proses, dan Satu Dashboard Pimpinan, seluruh layanan akademik, keuangan, sumber daya manusia, penelitian, hingga unit bisnis akan terintegrasi melalui satu identitas digital.

Untuk mendukung sistem tersebut, UMI juga membangun Enterprise Data Platform yang meliputi data warehouse, cloud infrastructure, sistem pencadangan data, disaster recovery center, serta penerapan keamanan siber berlapis. Di saat yang sama, peningkatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan melalui pelatihan literasi digital, tata kelola data, keamanan informasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan juga terus dilakukan sebagai bagian dari transformasi budaya kerja berbasis teknologi.

Melalui penguatan infrastruktur digital tersebut, Universitas Muslim Indonesia menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang lebih modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. UMI berharap transformasi ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi sivitas akademika sekaligus mempersiapkan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan Generasi Z dan Generasi Alfa di masa mendatang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....