Stan FIS-H UNM Tampilkan Inovasi Tri Dharma di Dies Natalis ke-65
- 21 Jul 2026 15:18 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Stan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung pada hari kedua Pameran Pendidikan Hasil Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Karya Mahasiswa dalam rangka Dies Natalis ke-65 UNM di Pelataran Gedung Menara Pinisi, Selasa (21/7/2026). Pameran yang diikuti seluruh fakultas di lingkungan UNM tersebut menjadi ajang diseminasi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta karya inovatif mahasiswa.
Stan FIS-H menampilkan berbagai produk akademik, seperti publikasi ilmiah dosen, buku karya sivitas akademika, hasil penelitian, program pengabdian kepada masyarakat, capaian kerja sama, prestasi mahasiswa, hingga penghargaan yang diraih di tingkat regional, nasional, dan internasional. Pengunjung juga memperoleh informasi mengenai program studi, aktivitas riset, dan inovasi pembelajaran yang dikembangkan fakultas.
Ketua Program Studi Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM, Zainal Arifin, S.Pd., M.Pd., mengatakan pameran pendidikan menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi kepada masyarakat. "Pameran ini memperlihatkan bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi tidak berhenti pada aktivitas pembelajaran di ruang kuliah. Berbagai penelitian, program pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, hingga karya inovatif mahasiswa merupakan bukti bahwa sivitas akademika terus menghasilkan kontribusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman," ujarnya.
Menurut Zainal, setiap karya yang dipamerkan merupakan hasil kolaborasi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dalam membangun budaya akademik yang produktif. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam menghasilkan luaran akademik yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menambahkan, kualitas perguruan tinggi tidak hanya diukur dari proses pembelajaran, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan penelitian, inovasi, dan pengabdian yang berdampak nyata. "Pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari proses pembelajaran di kelas, tetapi juga dari sejauh mana ilmu pengetahuan mampu diwujudkan dalam bentuk penelitian, inovasi, dan pengabdian yang memberikan dampak bagi masyarakat. Pameran ini menjadi ruang untuk memperlihatkan hasil dari proses tersebut," katanya.
Zainal menilai Dies Natalis ke-65 UNM menjadi momentum bagi setiap fakultas untuk memperkenalkan identitas akademik sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Melihat tingginya antusiasme pengunjung, ia mengajak sivitas akademika, alumni, calon mahasiswa, dan masyarakat untuk mengunjungi stan FIS-H.
"Kami mengundang seluruh sivitas akademika UNM dan masyarakat untuk datang ke stan FIS-H. Berbagai karya yang dipamerkan merupakan representasi dari semangat inovasi dan kolaborasi yang terus kami bangun. Kami berharap pameran ini menjadi ruang berbagi pengetahuan, memperluas jejaring akademik, sekaligus menginspirasi lahirnya kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang," ajaknya.
Zainal juga mengapresiasi penyelenggaraan Pameran Pendidikan dalam rangka Dies Natalis ke-65 UNM yang dinilai mampu memperkuat budaya akademik, memperluas diseminasi hasil riset, dan mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, semangat Dies Natalis harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya riset, serta memperluas pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....