Rektor UMI Makassar Tekankan Etika Mahasiswa dalam Masa KKN

  • 07 Jul 2026 22:16 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH., mengingatkan seluruh mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan 77 agar menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian masyarakat di Kabupaten Bantaeng. Hal itu disampaikan saat pelepasan peserta KKN di Auditorium Al Jibra Kampus II UMI, Senin, 6 Juli 2026.

Menurut Prof. Hambali Thalib, mahasiswa yang diterjunkan ke tengah masyarakat merupakan duta Universitas Muslim Indonesia. Karena itu, setiap peserta diharapkan mampu menunjukkan sikap santun, adaptif, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat agar keberadaan mereka benar-benar memberikan manfaat selama masa pengabdian berlangsung.

Ia menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program kerja yang berhasil direalisasikan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa di desa diharapkan dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam pembangunan daerah.

"Saya berharap anandaku semua menjaga nama baik almamater kita di mana pun dan kapan pun. Berkomunikasi dan berinteraksilah dengan baik sehingga masyarakat merasa terbantu dengan pikiran, gagasan, serta karya nyata yang kalian hadirkan selama KKN," ujar Prof. Hambali Thalib.

Rektor UMI juga mengingatkan mahasiswa agar selalu mencerminkan nilai-nilai yang menjadi identitas universitas, yakni berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlakul karimah, serta memiliki daya saing tinggi. Menurutnya, karakter tersebut menjadi bekal penting dalam membangun kepercayaan masyarakat selama pelaksanaan KKN.

"Bersikap, berperilaku, dan berkomunikasilah dengan mencerminkan visi UMI yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlakul karimah, dan berdaya saing tinggi. KKN adalah kerja kolaboratif, sehingga keberhasilannya ditentukan oleh kekompakan tim dan kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat," tambahnya.

Selain memberikan pembekalan kepada mahasiswa, Prof. Hambali Thalib juga menyoroti hubungan strategis yang selama ini terjalin antara Universitas Muslim Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Ia menyebut kerja sama tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan KKN, tetapi juga melalui pengembangan kampus UMI di Kabupaten Bantaeng sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

Melalui pelaksanaan KKN Tematik Angkatan 77, Rektor UMI berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga optimistis pengalaman tersebut akan memperkuat kompetensi lulusan sekaligus meningkatkan peran UMI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....