Unismuh Makassar Mantapkan Langkah menuju Kampus Global
- 20 Jun 2026 11:47 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Universitas Muhammadiyah Makassar memperingati Milad ke-63 melalui Rapat Senat Terbuka Luar Biasa yang digelar di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Jumat 19 Juni 2026. Peringatan tahun ini menjadi momentum konsolidasi kampus untuk memperkuat transformasi menuju perguruan tinggi yang berkemajuan, berdampak, dan bereputasi global.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, ST., MT., IPU, mengatakan usia ke-63 memiliki makna khusus karena bertepatan dengan angka tahun berdirinya kampus tersebut pada 19 Juni 1963. Menurutnya, fase saat ini menjadi masa transisi yang menghubungkan perjuangan para pendiri dengan langkah baru menuju penguatan daya saing global.
Dalam pidatonya, Rakhim memperkenalkan spirit I-GIFt yang merupakan akronim dari Integrated, Green, Islamic, and Futuristic sebagai arah transformasi kampus. Spirit tersebut menjadi landasan pengembangan Unismuh dalam memperkuat tata kelola, implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan, nilai Islam Berkemajuan, serta kesiapan menghadapi perubahan dunia pendidikan tinggi.
“Sadar akan fungsi kami sebagai periode transisi, maka untuk membangun kesepakatan semangat bersama dibangun tagline dalam periode ini, yaitu spirit integrated, green, islamic, dan futuristic,” ujarnya.
Rakhim menjelaskan, Unismuh saat ini tengah memperkuat langkah menuju Research University dan International Reputable University. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan tata kelola berbasis Good University Governance, peningkatan publikasi dan pemeringkatan internasional, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan pendukung.
Dalam pemaparannya, Rakhim menyebut Unismuh telah mencatat sejumlah capaian internasional. Kampus tersebut masuk dalam Times Higher Education Impact Rankings 2025 pada rentang 1001–1500 dunia, THE World University Rankings 2026, serta QS World University Rankings Asia pada rentang 1201–1300. Selain itu, Unismuh juga menempati peringkat keempat nasional dan peringkat ke-20 dunia pada kategori Ruang Terbuka dan Infrastruktur Hijau versi UI GreenMetric.
Selain capaian pemeringkatan, Unismuh juga terus memperluas jejaring internasional. Hingga saat ini, kampus tersebut memiliki 90 kerja sama internasional aktif di 41 negara serta menampung 388 mahasiswa asing dari tujuh negara melalui berbagai program kolaborasi akademik dan pertukaran internasional.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes., menegaskan bahwa Milad ke-63 harus menjadi titik tolak lahirnya prestasi yang lebih besar. Menurutnya, Unismuh tidak cukup hanya berkembang dari sisi jumlah mahasiswa, tetapi juga harus menjadi pusat keunggulan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Unismuh tidak boleh hanya menjadi kampus yang besar. Kuantitas itu harus diikuti dengan prestasi-prestasi yang lain,” katanya.
Agus menambahkan bahwa reputasi global harus tercermin melalui kualitas kurikulum, kolaborasi riset, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.
Menurut Agus, peran dosen tetap tidak tergantikan di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan. Dosen tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak, kedisiplinan, dan keteladanan yang menjadi fondasi utama pendidikan tinggi Muhammadiyah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....