PLD UIN Alauddin Evaluasi Aksesibilitas bagi Mahasiswa Difabel
- 12 Jun 2026 07:16 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pusat Layanan Disabilitas (PLD) UIN Alauddin Makassar menyampaikan hasil evaluasi layanan disabilitas kepada Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Kamaluddin Abunawas, M.Ag., dalam audiensi yang berlangsung pada Rabu 10 Juni 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan pendidikan inklusif dan peningkatan aksesibilitas bagi mahasiswa difabel di lingkungan kampus.
Ketua PLD UIN Alauddin Makassar, Eva Yustilawati, S.Kep., Ns., M.Kep., menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan setelah sosialisasi layanan disabilitas di berbagai fakultas. Hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu mendapat perhatian, baik dari aspek sarana fisik maupun layanan pendukung akademik.
"Hasil evaluasi ini menjadi bahan pemetaan kebutuhan yang dapat mendukung pengembangan layanan bagi mahasiswa difabel secara lebih optimal," ujar Eva.
Ia mengungkapkan, beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain aksesibilitas bangunan, ketersediaan jalur landai (ramp), toilet aksesibel, penunjuk arah, fasilitas pendukung mobilitas, serta sistem pembelajaran yang lebih adaptif bagi mahasiswa difabel.
Menurut Eva, evaluasi tersebut bukan untuk mencari kekurangan, melainkan sebagai dasar penyusunan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan layanan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di lingkungan universitas.
Menanggapi laporan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Kamaluddin Abunawas, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas upaya PLD dalam mengidentifikasi kebutuhan mahasiswa difabel.
"Komitmen universitas adalah memastikan seluruh mahasiswa memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar dan berkembang. Hasil evaluasi ini menjadi masukan penting dalam upaya mewujudkan kampus yang semakin ramah dan aksesibel bagi semua," kata Kamaluddin.
Ia menegaskan bahwa setiap mahasiswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas tanpa memandang kondisi fisik maupun hambatan yang dimiliki.
Audiensi tersebut turut dihadiri pengurus PLD UIN Alauddin Makassar, termasuk Nurul Fadhilah Gani, S.Kep., Ns., M.Kep., yang memberikan penguatan terkait hasil evaluasi sarana dan prasarana yang perlu menjadi standar layanan bagi mahasiswa difabel. Dalam diskusi juga dibahas pentingnya penyusunan standar minimum fasilitas aksesibel yang dapat diterapkan secara bertahap di seluruh fakultas.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Rahmat, mahasiswa Program Studi Keperawatan, yang berbagi pengalaman selama menjalani perkuliahan sebagai mahasiswa difabel di UIN Alauddin Makassar.
Rahmat berharap mahasiswa difabel dapat semakin dilibatkan dalam berbagai kegiatan kampus, termasuk program-program yang dijalankan oleh Pusat Layanan Disabilitas.
Audiensi ini menjadi ruang dialog antara pimpinan universitas, PLD, dan mahasiswa dalam mendukung penguatan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa difabel. Melalui sinergi tersebut, UIN Alauddin Makassar terus berupaya mewujudkan lingkungan akademik yang inklusif, ramah disabilitas, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....