Dosen Pascasarjana Unibos Lolos Program Publikasi Nasional

  • 02 Jun 2026 20:54 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Peluang memperluas kontribusi akademik di tingkat internasional kembali diraih sivitas akademika Universitas Bosowa. Ketua Program Studi Magister Bahasa Inggris Pascasarjana Universitas Bosowa, Dr. A. Andi Hamzah Fansury, S.Pd., M.Pd., terpilih sebagai peserta Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) 2026 yang diselenggarakan Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kegiatan yang berlangsung pada 19 hingga 22 Mei 2026 di Makassar tersebut menjadi salah satu program penguatan kapasitas publikasi ilmiah paling kompetitif di Indonesia. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan dosen dan peneliti dalam menghasilkan artikel ilmiah yang mampu menembus jurnal internasional bereputasi tinggi.

Workshop Inclusive Publication Camp 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia. Dari sekitar 2.500 dosen dan peneliti yang mendaftar, hanya 200 peserta yang berhasil lolos seleksi dan memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan serta pendampingan publikasi ilmiah secara intensif.

Ketua Program Studi Magister Bahasa Inggris Pascasarjana Universitas Bosowa, Dr. A. Andi Hamzah Fansury, mengatakan bahwa program tersebut memberikan kesempatan berharga bagi akademisi untuk memahami secara lebih mendalam standar publikasi internasional yang semakin kompetitif. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan materi teoritis, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan hingga proses publikasi.

“Melalui workshop tersebut, peserta tidak hanya memperoleh penguatan materi terkait penulisan artikel ilmiah, tetapi juga mendapatkan pendampingan intensif selama sembilan bulan oleh fasilitator yang memiliki pengalaman luas dalam publikasi internasional serta berperan sebagai editor dan reviewer pada jurnal-jurnal terindeks Scopus,” ujarnya kepada media, Senin, 1 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa proses pendampingan mencakup seluruh tahapan publikasi ilmiah, mulai dari penyusunan artikel, pemilihan jurnal yang sesuai dengan bidang keilmuan, proses pengiriman naskah, hingga menghadapi revisi yang diberikan oleh editor maupun reviewer jurnal internasional. Skema tersebut dinilai mampu meningkatkan peluang keberhasilan publikasi akademisi Indonesia pada jurnal bereputasi global.

Menurut Hamzah Fansury, program Inclusive Publication Camp menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memperkuat kualitas riset nasional melalui peningkatan kapasitas peneliti dan dosen. Dengan pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan, peserta diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki dampak yang lebih luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

“Pendampingan sangat penting karena membantu peserta memahami proses publikasi internasional secara menyeluruh. Dengan bimbingan dari para editor dan reviewer berpengalaman, peluang artikel untuk diterima pada jurnal bereputasi tentu menjadi lebih besar,” katanya.

Keikutsertaan dosen Pascasarjana Universitas Bosowa dalam program tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat budaya riset dan publikasi internasional. Melalui peningkatan kapasitas dosen serta pengembangan kualitas penelitian, Universitas Bosowa terus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang mampu berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan reputasi akademik perguruan tinggi di tingkat nasional maupun global.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....