Memahami Perkembangan Sosial dan Emosi Anak Usia 18 Bulan
- 25 Mei 2026 10:56 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Usia 18 bulan merupakan masa penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Pada tahap ini, balita mulai belajar membangun hubungan dengan orang-orang di sekitarnya serta menunjukkan berbagai ekspresi perasaan. Dilansir dari UNICEF Parenting, anak usia 18 bulan umumnya mulai menunjukkan kasih sayang kepada orang yang dikenalnya, meskipun masih merasa takut terhadap orang asing.
Anak pada usia ini juga mulai menunjukkan ketertarikan terhadap sesuatu dengan cara menunjuk benda atau objek tertentu. Mereka mulai menikmati permainan sederhana, seperti memberikan mainan kepada orang lain atau bermain pura-pura menggunakan boneka dan mainan favoritnya.
Perubahan emosi juga mulai terlihat lebih jelas. Anak usia 18 bulan dapat mengalami tantrum ketika keinginannya tidak terpenuhi atau saat merasa kesulitan menyampaikan apa yang diinginkan. Hal tersebut merupakan bagian dari proses perkembangan emosi dan kemampuan komunikasi anak.
Dalam situasi baru, balita mungkin akan lebih dekat dengan orang tua atau pengasuhnya. Namun di saat yang sama, mereka mulai berani mengeksplorasi lingkungan sekitar selama masih merasa aman dengan keberadaan orang tua di dekatnya.
UNICEF Parenting menyarankan orang tua menciptakan kesempatan bermain bersama anak untuk membantu perkembangan sosial dan emosinya. Memberikan pujian ketika anak menunjukkan perilaku peduli, seperti berbagi mainan atau menunjukkan sikap sayang kepada orang lain, juga dapat membantu membangun empati sejak dini.
Meski perkembangan setiap anak berbeda, orang tua perlu memperhatikan apabila anak tidak menunjukkan minat berinteraksi, tidak mencoba meniru orang lain, atau tidak merespons kehadiran orang tua. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda perlunya konsultasi lebih lanjut dengan tenaga kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....