Kuliah Tamu UNISMUH Makassar Bahas Ekoteologi Sosial
- 05 Mei 2026 15:39 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar kuliah tamu bertema “Sosiologi Integratif Berbasis Ekoteologi sebagai Kerangka Analisis Sosial untuk Pembangunan Berkelanjutan” di Ruang Teater I-GIF Unismuh Makassar, Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Guru Besar Sosiologi Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. M. Ridhah Taqwa, M.Si., sebagai narasumber utama.
Kuliah tamu yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 Wita tersebut dibuka oleh Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. Mawardi Pewangi, M.Pd.I., serta dihadiri pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa. Kegiatan diawali dengan pengajian oleh Wakil Dekan III FKIP Unismuh Makassar, Dr. Muhammad Nawir, M.Pd., serta sambutan dari Wakil Dekan I FKIP, Dr. Andi Husniati, M.Pd.
Dalam paparannya, Prof. Ridhah menekankan pentingnya integrasi antara ilmu sosial dan nilai-nilai wahyu dalam membaca realitas sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, pendekatan sosiologi tidak cukup berhenti pada analisis struktural semata, tetapi perlu dikaitkan dengan dimensi moral dan spiritual.
“Sosiologi tidak cukup hanya menjelaskan fenomena sosial secara struktural, tetapi harus terhubung dengan nilai moral dan spiritual,” kata Ridhah.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan ekoteologi memandang krisis lingkungan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan krisis moral dan sosial yang berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Oleh karena itu, paradigma pembangunan perlu bergeser dari pendekatan antroposentris menuju paradigma teosentris berbasis tauhid ekologis.
“Pembangunan berkelanjutan harus didasarkan pada kesadaran bahwa alam adalah amanah Tuhan, bukan objek eksploitasi,” ujarnya.
| Baca juga: PKPA Angkatan VII FH Unibos Resmi Dibuka |
Ridhah juga memaparkan bahwa sosiologi integratif berbasis ekoteologi menggabungkan dimensi struktural, kultural, dan spiritual dalam satu kerangka analisis. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dalam melihat persoalan sosial dan lingkungan secara menyeluruh.
Ketua Prodi Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh Makassar, Dr. Jamaluddin Arifin, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkaya wawasan akademik mahasiswa serta menjadi ruang dialog antara teori dan praktik sosial yang berkembang di masyarakat. Sementara itu, Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. Mawardi Pewangi, menegaskan pentingnya integrasi ilmu dan nilai keislaman dalam pendidikan tinggi agar kampus mampu menjadi pusat pengembangan ilmu yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber, yang menunjukkan antusiasme tinggi peserta dalam memahami keterkaitan antara agama, lingkungan, dan pembangunan sosial. Melalui kuliah tamu ini, Prodi Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh Makassar berharap mahasiswa mampu mengembangkan perspektif kritis dan integratif dalam menganalisis persoalan sosial serta berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....