Prodi Hukum Bisnis Unismuh Makassar Jalani Asesmen BAN-PT

  • 28 Apr 2026 20:10 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Program Studi Hukum Bisnis Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Makassar menjalani asesmen lapangan dari tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada 26–28 April 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam proses akreditasi guna menilai mutu akademik, tata kelola, serta capaian tridarma perguruan tinggi.

Tim asesor yang melakukan visitasi terdiri dari Prof. Dr. Angkasa dari Universitas Jenderal Soedirman dan Prof. Galang Asmara dari Universitas Mataram. Keduanya secara resmi diterima pimpinan Universitas Muhammadiyah Makassar pada 27 April 2026 di Lantai 17 Gedung Iqra Kampus Unismuh Makassar.

Prosesi penerimaan dihadiri langsung oleh Rektor Unismuh Makassar Dr. Abd. Rakhim Nanda bersama jajaran wakil rektor, dekan, serta pimpinan Fakultas Hukum. Momentum ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam menunjukkan kesiapan menghadapi proses evaluasi eksternal secara komprehensif.

Dalam pemaparannya, Rektor Unismuh Makassar menyampaikan berbagai capaian serta arah pengembangan kampus ke depan. Ia menegaskan bahwa transformasi terus dilakukan untuk memperkuat daya saing institusi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Pada 2024, kami telah mencapai akreditasi unggul dan kami anggap target sebagai perguruan tinggi bereputasi nasional telah tercapai. Selanjutnya, periode 2024–2028 kami arahkan menuju research university dan universitas bereputasi internasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa jumlah program studi di Unismuh Makassar saat ini telah mencapai 73, meningkat signifikan dari sebelumnya. Peningkatan tersebut diiringi dengan penguatan sistem penjaminan mutu, termasuk upaya sertifikasi standar internasional di seluruh unit.

Dari sisi sumber daya manusia, Unismuh Makassar kini memiliki lebih dari 800 dosen, dengan 27 di antaranya telah menyandang jabatan guru besar. Capaian ini menunjukkan percepatan pengembangan kapasitas akademik dalam beberapa tahun terakhir.

“Dua tahun lalu guru besar kami hanya tujuh orang, sekarang sudah bertambah menjadi 27. Ini bagian dari percepatan yang kami dorong, termasuk pembiayaan publikasi bagi dosen,” katanya.

Selain itu, Unismuh Makassar juga terus memperkuat jejaring internasional dengan menjalin kerja sama di 32 negara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan daya saing global serta memperluas peluang kolaborasi akademik lintas negara.

“Kami bersyukur Unismuh menjadi salah satu perguruan tinggi swasta di kawasan timur Indonesia yang masuk pemeringkatan internasional. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Unismuh Makassar Dr. Burhanuddin menyebut asesmen ini sebagai momentum strategis bagi Fakultas Hukum, khususnya Program Studi Hukum Bisnis yang masih tergolong sebagai program studi baru.

“Ini adalah momen bersejarah bagi Fakultas Hukum sebagai fakultas termuda. Kami berharap proses asesmen ini berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Ketua tim asesor, Prof. Angkasa, mengapresiasi kesiapan Unismuh Makassar dalam menghadapi asesmen lapangan. Ia menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan berdasarkan data dan fakta yang terintegrasi dengan sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.

“Kami hadir untuk melakukan verifikasi terhadap dokumen yang telah disampaikan. Penilaian ini berbasis data dan fakta,” jelasnya.

Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Fakultas Hukum. Tim asesor melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari pemeriksaan dokumen, wawancara dengan dosen dan mahasiswa, hingga peninjauan fasilitas pendukung pembelajaran.

Dekan Fakultas Hukum Unismuh Makassar Dr. Sitti Saleha Majid menyampaikan bahwa asesmen ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kualitas program studi dalam menjawab tantangan global di bidang hukum dan bisnis.

“Visitasi ini bukan sekadar proses penilaian, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu akademik, tata kelola, serta penguatan tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihak fakultas terus melakukan pembenahan, mulai dari kurikulum berbasis kebutuhan industri hingga penguatan jejaring kerja sama. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong Prodi Hukum Bisnis menjadi program studi yang adaptif dan berdaya saing.

Melalui asesmen ini, Universitas Muhammadiyah Makassar berharap Program Studi Hukum Bisnis dapat meraih hasil akreditasi optimal serta memperkuat posisinya sebagai program studi yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....