UMI Lantik Wakil Dekan dari Enam Fakultas
- 28 Apr 2026 16:33 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Universitas Muslim Indonesia terus memperkuat sistem kepemimpinan yang berorientasi pada integritas dan keteladanan melalui pelantikan Wakil Dekan di enam fakultas yang berlangsung pada 27 April 2026 di Auditorium Al-Jibra UMI. Pelantikan ini mencakup Fakultas Agama Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Kedokteran, serta Fakultas Kedokteran Gigi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi dan kualitas pelayanan akademik di lingkungan universitas.
Momentum pelantikan ini juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh pejabat yang dilantik untuk memahami kembali peran strategis mereka dalam mendukung visi dan misi universitas sebagai kampus yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, menegaskan bahwa kepemimpinan tidak boleh berhenti pada instruksi, tetapi harus dimulai dari keteladanan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.
Ia menyampaikan bahwa disiplin, komitmen kerja, serta kepatuhan terhadap aturan harus terlebih dahulu ditunjukkan oleh pimpinan sebagai contoh bagi seluruh sivitas akademika dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Jangan hanya menyuruh. Jadilah yang pertama menjalankan. Keteladanan itu terlihat dari hal sederhana disiplin waktu, komitmen kerja, dan kepatuhan pada aturan,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa integritas harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk dalam menyelesaikan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab hingga tuntas, bukan sekadar memulai tanpa kejelasan hasil yang dicapai.
“Tidak cukup bekerja keras, kita harus bekerja tuntas. Integritas itu terlihat dari bagaimana kita menyelesaikan amanah, bukan hanya memulainya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, mengingatkan pentingnya menjadikan pakta integritas sebagai pedoman hidup yang dijalankan secara konsisten dalam setiap aspek kepemimpinan.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai dalam pakta integritas tidak hanya bersifat administratif, tetapi memiliki dimensi moral dan spiritual yang harus diimplementasikan dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil oleh para pimpinan.
“Pakta integritas itu bukan sekadar dibaca, tetapi harus dihidupkan. Jika dijalankan dengan sungguh-sungguh, itu sudah mencakup tanggung jawab dunia dan akhirat,” ujarnya.
Melalui pelantikan ini, UMI kembali menegaskan komitmennya untuk membangun kepemimpinan yang kuat secara akademik, kokoh secara moral, serta berorientasi pada pelayanan dan manfaat yang luas bagi mahasiswa, masyarakat, dan bangsa.
Ke depan, diharapkan para pejabat yang dilantik mampu menjadi motor penggerak perubahan di tingkat fakultas, serta menghadirkan inovasi dalam pengelolaan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....