Mahasiswa Sudan Adaptasi di Kampus UIN Alauddin

  • 28 Apr 2026 16:22 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Kegiatan benchmarking antara UIN Alauddin Makassar dan IAIN Manado tidak hanya menjadi ruang diskusi kelembagaan, tetapi juga menghadirkan perspektif langsung dari mahasiswa internasional sebagai bagian dari penguatan kajian pendidikan lintas budaya di lingkungan kampus. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 27 April 2026 tersebut, dua mahasiswa asal Sudan, yakni Muzamil Sulaiman Abdelhamid Mohammed dan Nassir Mubarak Mohammed Ibrahim, turut dilibatkan dalam sesi wawancara untuk berbagi pengalaman selama menempuh studi di Makassar.

Kehadiran mahasiswa internasional ini menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran nyata terkait proses adaptasi akademik dan sosial yang dialami oleh mahasiswa asing selama berada di lingkungan kampus Indonesia, khususnya di UIN Alauddin Makassar. Dalam sesi diskusi, berbagai tantangan adaptasi menjadi perhatian utama, mulai dari perbedaan bahasa, kebiasaan sosial, hingga lingkungan budaya yang cukup berbeda dengan negara asal mereka. Hal ini menjadi dinamika yang harus dihadapi setiap mahasiswa internasional.

Selain itu, aspek akademik juga menjadi bagian dari proses penyesuaian, terutama dalam memahami sistem pembelajaran, metode pengajaran dosen, serta pola interaksi di dalam kelas yang mungkin berbeda dengan pengalaman mereka sebelumnya di negara asal. Meski demikian, pengalaman yang disampaikan menunjukkan proses adaptasi yang berjalan secara positif dan progresif. Mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru serta membangun interaksi sosial yang baik dengan masyarakat sekitar kampus.

“Selama kurang lebih tiga tahun berada di Makassar, kami sudah mulai terbiasa dengan lingkungan dan budaya di sini. Bahkan dalam keseharian, kami sudah cukup lancar berbahasa,” ungkap Muzamil.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari dosen, teman mahasiswa, serta lingkungan kampus yang terbuka menjadi faktor penting dalam membantu proses adaptasi mereka selama menjalani kehidupan akademik di Indonesia. Pengalaman tersebut menjadi indikator bahwa lingkungan akademik di UIN Alauddin Makassar mampu menciptakan suasana yang inklusif dan mendukung perkembangan mahasiswa internasional, baik dari sisi akademik maupun sosial kultural secara berkelanjutan.

Ke depan, pengalaman mahasiswa internasional ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan kampus terkait layanan internasional, sehingga semakin banyak mahasiswa dari berbagai negara yang tertarik untuk menempuh pendidikan di UIN Alauddin Makassar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....