Kuliah Umum Geologi Unibos Makassar Bahas Mineralisasi

  • 23 Apr 2026 19:29 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Pendalaman keilmuan geosains terus diperkuat melalui kegiatan akademik yang menghadirkan perspektif global. Program Studi Teknik Geologi Universitas Bosowa menggelar kuliah umum bertema “Porphyry to Epithermal Type Mineralization” pada Kamis, 23 April 2026 di ruang kelas FTPK Lantai 4 Gedung 2 Universitas Bosowa.

Kegiatan ini menghadirkan Arif, mahasiswa doktoral dari Kyushu University Jepang, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan keterkaitan antara sistem mineralisasi porphyry dan epithermal sebagai satu kesatuan sistem magmatik-hidrotermal yang terbentuk dari kedalaman hingga mendekati permukaan bumi, yang menjadi kunci dalam memahami proses terbentuknya endapan mineral bernilai ekonomi.

“Pemahaman terhadap model geologi ini sangat penting dalam mendukung keberhasilan eksplorasi mineral, khususnya emas dan tembaga, karena keduanya merupakan bagian dari sistem yang saling terhubung,” ujarnya dalam sesi penyampaian materi, yang diikuti dengan antusias oleh mahasiswa yang ingin memperdalam wawasan terkait eksplorasi sumber daya mineral.

Kuliah umum ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Teknik Pertambangan dan Kebumian Universitas Bosowa, Dr Muhammad Adam. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan akademik semacam ini memiliki peran strategis dalam memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus menjembatani perkembangan ilmu geologi global dengan proses pembelajaran di lingkungan kampus.

Menurutnya, mahasiswa perlu terus diperkenalkan dengan perkembangan riset terkini agar memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan di dunia industri pertambangan yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya institusi dalam mencetak lulusan yang adaptif dan memiliki daya saing tinggi.

“Kuliah umum ini menjadi sarana penting agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan riset terkini, terutama yang berkaitan dengan potensi sumber daya mineral di Indonesia,” ujarnya menambahkan pentingnya integrasi antara teori dan praktik dalam pembelajaran geologi.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Teknik Geologi dan menjadi bagian dari penguatan akademik menjelang ujian tengah semester. Melalui forum ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait sistem mineralisasi serta penerapannya dalam dunia eksplorasi dan industri pertambangan modern.

Selain itu, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi interaktif antara pemateri dan peserta, sehingga mahasiswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga dapat mengajukan pertanyaan kritis dan mendalami topik yang dibahas secara lebih mendalam sesuai dengan kebutuhan akademik mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....