Unismuh Makassar Perkuat Kolaborasi Global lewat Kuliah Tamu
- 23 Apr 2026 15:49 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Universitas Muhammadiyah Makassar terus memperluas jejaring internasional melalui kuliah tamu yang menghadirkan akademisi dari Malaysia dan Vietnam pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Panrita 13 yang diarahkan untuk memperkuat kolaborasi global sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs.
Kuliah tamu tersebut menghadirkan delegasi dari Universiti Sains Malaysia dan Kien Giang University. Forum ini tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka diskusi strategis terkait peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Rektor IV Unismuh Makassar, Burhanuddin, mengatakan program internasional seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun global. “Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan daya saing nasional dan internasional Universitas Muhammadiyah Makassar,” ujarnya.
| Baca juga: Unibos dan NCNU Perkuat Kemitraan Akademik |
Ia menjelaskan, Unismuh Makassar saat ini telah meraih akreditasi unggul secara nasional dan aktif dalam berbagai pemeringkatan internasional, seperti Times Higher Education Asia University Rankings dan UI GreenMetric. Kehadiran akademisi asing dinilai sebagai peluang strategis dalam memperkuat mutu akademik sekaligus reputasi institusi.
Dari pihak USM, Asrini Abdur Razak memaparkan profil kampusnya yang memiliki keunggulan pada pendidikan kedokteran, riset kesehatan, dan inovasi berbasis teknologi. Ia menegaskan kesiapan USM untuk menjalin kolaborasi lintas disiplin dengan Unismuh Makassar. “Kami menantikan kolaborasi yang bermakna dan berkelanjutan, tidak hanya di bidang medis tetapi juga dengan fakultas lain,” katanya.
Sementara itu, perwakilan KGU, Tien, menjelaskan bahwa kampusnya berfokus pada pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, terutama di bidang pertanian, lingkungan, ekonomi, dan pendidikan. Dalam sesi diskusi, sejumlah peluang kerja sama mengemuka, mulai dari pertukaran mahasiswa, kuliah tamu daring, penelitian bersama, hingga program magang internasional. KGU juga menyatakan kesiapan untuk mengirim mahasiswa ke Unismuh Makassar sekaligus menerima mahasiswa dari Indonesia.
Moderator kegiatan, Ahmad Rijal Misbah, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama yang telah dilakukan akan segera ditindaklanjuti ke tahap implementasi konkret oleh masing-masing fakultas. “Beberapa fakultas sudah memiliki nota kesepahaman dan akan dilanjutkan ke tahap implementasi, termasuk peluang kolaborasi penelitian dan pertukaran mahasiswa,” ujarnya.
Antusiasme terhadap peluang kerja sama ini juga datang dari para dosen dan pimpinan fakultas yang hadir. Mereka menilai kolaborasi internasional menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan riset bersama serta peningkatan kapasitas akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol kerja sama dan sesi foto bersama. Unismuh Makassar berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada pertemuan formal, melainkan berlanjut dalam program nyata yang memberikan dampak signifikan bagi pengembangan pendidikan tinggi di tingkat global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....