Tes Kemampuan Akademik 2026 Jadi Sorotan, Ini Penjelasannya
- 22 Apr 2026 07:17 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar: Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP tahun 2026 resmi dibuka dan langsung menjadi sorotan publik. Program ini digadang-gadang sebagai standar baru untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara nasional.
Dilansir dari Kementerian PANRB, TKA dirancang sebagai instrumen terstandar, objektif, dan kredibel untuk menilai capaian akademik murid. Hasilnya diharapkan menjadi acuan penting bagi sekolah, orang tua, hingga pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
TKA sendiri bukan ujian kelulusan, melainkan asesmen tambahan yang melengkapi penilaian dari sekolah. Tujuannya untuk menyamakan standar penilaian antar sekolah agar lebih adil dan transparan.
Pelaksanaan TKA 2026 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa tahap mulai dari pendaftaran hingga ujian utama. Untuk jenjang SMP, tes utama digelar pada 6 hingga 16 April 2026.
Sementara itu, siswa SD akan mengikuti TKA pada 20 hingga 30 April 2026. Jadwal ini disusun agar pelaksanaan berjalan lebih terorganisir dan tidak bertabrakan antar jenjang.
Sebelum pelaksanaan utama, siswa juga akan mengikuti simulasi dan gladi bersih. Tahapan ini bertujuan memastikan kesiapan teknis, termasuk perangkat dan jaringan yang digunakan saat ujian berbasis komputer.
Menariknya, hasil TKA dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam penerimaan murid baru melalui jalur prestasi. Namun, kebijakan detail pemanfaatannya tetap diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing.
Selain itu, TKA hanya menguji dua mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Kedua mata pelajaran ini dianggap mewakili kemampuan dasar yang penting untuk jenjang pendidikan berikutnya.
Pemerintah menegaskan bahwa TKA bersifat tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan siswa. Meski demikian, hasilnya dapat menjadi nilai tambah bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Dengan sistem yang lebih terstandar, TKA diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Program ini juga menjadi langkah menuju sistem evaluasi yang lebih objektif dan berorientasi pada kemampuan nyata siswa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....