Madrasah Sulsel Tampil sebagai Pelopor Pendidikan Lingkungan

  • 30 Mar 2026 22:00 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Komitmen menghadirkan pendidikan yang selaras dengan kelestarian lingkungan terus menguat di Sulawesi Selatan. Hal ini ditandai dengan keberhasilan belasan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang meraih Penghargaan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan (Adiwiyata) tingkat provinsi tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam momentum silaturahmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang mempertemukan unsur Forkopimda, kepala daerah, hingga para kepala desa di Rumah Jabatan Gubernur, Ahad (29/3/2026). Dalam suasana Idulfitri yang penuh kebersamaan, agenda ini sekaligus menjadi ruang memperkuat sinergi pembangunan, termasuk di sektor pendidikan dan lingkungan.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, kekuatan sinergi dari tingkat provinsi hingga desa menjadi fondasi dalam menghadirkan perubahan yang nyata di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, menilai capaian ini sebagai refleksi kemajuan madrasah yang semakin adaptif terhadap isu global, khususnya lingkungan hidup. “Madrasah hari ini tidak hanya menjadi ruang belajar ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga tempat menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter,” ujar Ali Yafid, Senin, 30 Maret 2026.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa penguatan nilai lingkungan di madrasah sejalan dengan konsep ekoteologi, yakni kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Nilai ini kini mulai diintegrasikan dalam pembelajaran maupun budaya keseharian di madrasah.

Berbagai program nyata pun telah dijalankan, mulai dari pembiasaan hidup bersih dan sehat, pengelolaan sampah berbasis edukasi, penataan dan penghijauan lingkungan, hingga penerapan pembelajaran yang mengangkat isu-isu lingkungan. Pendekatan ini menjadikan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik menjaga kelestarian alam.

Adapun madrasah penerima penghargaan Adiwiyata Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 meliputi jenjang MI, MTs, hingga MA, yang tersebar di berbagai kabupaten/kota seperti Bulukumba, Sinjai, Bone, dan Soppeng.

Capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi madrasah lainnya untuk terus berinovasi dalam mengembangkan pendidikan berbasis lingkungan. Dengan sinergi yang kuat, madrasah di Sulawesi Selatan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Pada akhirnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan penegasan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam menjaga bumi dimulai dari ruang kelas, halaman sekolah, hingga kebiasaan hidup sehari-hari.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....