PHI dan YPI Mega Rezky Teken MoU Pengembangan SDM
- 20 Feb 2026 16:56 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) menegaskan kesiapan mereka berkolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky (YPI Mega Rezky) dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Sinergi ini difokuskan untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif dan hospitality yang berkelanjutan, khususnya di kawasan Indonesia Timur yang terus menunjukkan potensi besar.
Komitmen penguatan SDM tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Executive Lounge Hotel Claro Makassar, Jumat 20 Februari 2026. Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan konkret antara dunia pendidikan dan kebutuhan riil industri, sehingga lulusan tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga matang dalam praktik.
Ketua YPI Mega Rezky, Moch Noer Alim Qalby, menegaskan bahwa membangun SDM unggul tidak bisa dilakukan secara sepihak. Menurutnya, penguatan SDM membutuhkan kolaborasi erat antara institusi pendidikan dan pelaku industri agar terjadi kesinambungan antara kurikulum dan kebutuhan pasar kerja. “Membangun SDM tentu membutuhkan kolaborasi, baik dari sisi keilmuan maupun praktik. Kami memilih Phinisi Hospitality Indonesia sebagai mitra awal karena Phi merupakan grup besar yang terbuka terhadap pengembangan SDM dan inovasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa konsep hospitality saat ini tidak lagi terbatas pada sektor perhotelan semata. Ruang lingkupnya meluas hingga pelayanan publik, kesehatan, gizi, dan multimedia. Hal tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan SDM lintas disiplin, terutama karena sejumlah program studi di Universitas Mega Rezky memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan industri hospitality modern.
Kerja sama ini dirancang tidak berhenti pada seremoni penandatanganan, melainkan akan diterjemahkan dalam program nyata seperti magang industri, riset terapan berbasis kebutuhan lapangan, pelatihan praktis, hingga peluang penyerapan lulusan. Dengan pendekatan ini, SDM yang dihasilkan diharapkan benar-benar siap terjun ke industri dengan kompetensi yang relevan.
YPI Mega Rezky sendiri memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan pendidikan. Berdiri pada 2005 sebagai STIKES Mega Rezky, institusi ini berkembang dengan mendirikan sekolah tinggi keguruan pada 2012, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi universitas pada 2018. Transformasi tersebut memperluas spektrum keilmuan sekaligus memperkuat basis SDM yang dihasilkan.
Rektor Universitas Mega Rezky Makassar, Anwar Ramli, menyampaikan bahwa kampus tersebut kini memiliki 35 program studi dan dikenal luas sebagai salah satu universitas terbesar di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Ia menilai kolaborasi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas SDM mahasiswa agar selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. “Mega Rezky yang awalnya dikenal sebagai institusi pendidikan kesehatan dan keguruan, kini telah berkembang menjadi universitas dengan spektrum keilmuan yang luas,” ujarnya.
Di sisi lain, CEO PHI Anggiat Sinaga menilai kerja sama ini sebagai investasi jangka panjang dalam penguatan SDM industri hospitality. Menurutnya, industri saat ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang siap secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman nilai pelayanan, kreativitas, dan etos profesional. “Industri membutuhkan SDM yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki pemahaman nilai, pelayanan, dan kreativitas. Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti Mega Rezky menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan industri hospitality,” katanya.
PHI juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam ekosistem bisnisnya. Langkah ini diharapkan mendorong terjadinya transfer pengetahuan dua arah, di mana praktik lapangan memperkaya akademik, dan riset kampus memperkuat inovasi industri. Melalui kolaborasi ini, PHI dan YPI Mega Rezky optimistis dapat membangun model kemitraan pendidikan–industri yang adaptif, relevan, dan berorientasi masa depan, sekaligus memperkuat peran SDM lokal dalam menopang pertumbuhan industri kreatif dan hospitality di Indonesia Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....