Unismuh Makassar Lepas Tujuh Dosen Studi ke Malaysia

  • 21 Nov 2025 17:51 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) melepas tujuh dosen untuk melanjutkan studi doktoral di Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM). Program pendidikan yang dijadwalkan dimulai pada Desember 2026 ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Ketujuh dosen tersebut berasal dari berbagai fakultas, yaitu Sandi Pratama, S.Pd.I., M.Pd. (FAI), Desy Ayu Andhira, S.Pd., M.Pd., Fahrunnisa, S.Si., M.Pd., Uyun Nasriah Hambali, S.Pd., M.Pd., dan Hijrah, S.Pd., M.Pd. (FKIP), Nurmin D., S.T.M.Kom. (FT), serta M. Hidayat, SE., MM. (FEB). Mereka diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik fakultas masing‐masing setibanya kembali ke Indonesia.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd Rakhim Nanda, menyampaikan bahwa pengiriman dosen ke luar negeri merupakan strategi jangka panjang institusi untuk mendorong Unismuh menuju standar pendidikan tinggi yang lebih tinggi. Ia menilai UMAM menawarkan perpaduan antara nilai-nilai Muhammadiyah dan standar akademik global.

“Kita ingin para dosen merasakan langsung atmosfer akademik internasional yang menuntut disiplin, keluasan wawasan, dan kemampuan riset yang kuat. Harapannya, setelah tiga tahun kembali, mereka tidak hanya membawa gelar doktor, tetapi juga budaya akademik baru,” ujarnya,Jumat (21/11/2025).

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Andi Sukri Syamsuri, menegaskan bahwa peningkatan jumlah doktor sangat penting untuk memperkuat kultur riset dan kolaborasi ilmiah di Unismuh. Menurutnya, pengalaman riset yang diperoleh di UMAM akan menjadi modal besar dalam mendorong produktivitas akademik di tingkat fakultas.

“Kita membutuhkan dosen yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menghasilkan pengetahuan. Dengan studi di UMAM, mereka akan mendapatkan pengalaman riset yang lebih sistematis,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Bendahara Diktilitbang, Andy Dwi Bayu Bawono, S.E., M.Si., Ph.D., menilai keberangkatan tujuh dosen ini sejalan dengan agenda strategis Muhammadiyah dalam memperkuat ekosistem riset di perguruan tinggi persyarikatan.

Dengan pemberangkatan ini, Unismuh Makassar berharap dapat memperkuat fondasi akademik kampus dalam beberapa tahun ke depan. Keberadaan lebih banyak doktor dinilai akan mempercepat peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah, dan inovasi pembelajaran.(RRI/Rahmadhani)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....