VAR, Antara Keadilan dan Kontroversi di Lapangan

  • 06 Nov 2025 13:49 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar: Teknologi Video Assistant Referee (VAR) kini menjadi bagian penting dalam sepak bola modern. Namun, kehadirannya juga kadang menimbulkan perdebatan tentang sejauh mana keadilan benar-benar bisa ditegakkan dalam sebuah pertandingan sepak bola.

VAR diperkenalkan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA) pada tahun 2018. Teknologi ini membantu wasit meninjau keputusan penting seperti gol, penalti, offside, kartu merah langsung, dan keputusan lainnya.

Tujuan utama penggunaan VAR adalah mengurangi kesalahan wasit dalam mengambil keputusan dalam pertandingan. Meski begitu, beberapa keputusan tetap menuai protes karena dianggap bergantung pada interpretasi wasit.

IFAB (International Football Association Board) menegaskan bahwa VAR bukan alat untuk menciptakan kesempurnaan. Teknologi ini hanya membantu wasit membuat keputusan yang lebih tepat berdasarkan bukti visual.

Dalam banyak kasus, VAR memang berhasil mencegah pelanggaran fatal yang luput dari pandangan wasit. Namun, di sisi lain, jeda panjang dalam proses peninjauan kerap mengganggu ritme permainan.

Perdebatan tentang keadilan VAR menjadi refleksi bahwa teknologi tetap membutuhkan kebijaksanaan manusia. Sepak bola modern pun kini hidup di antara garis tipis antara kecepatan, presisi, dan rasa keadilan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....