Gerhana Bulan Total Dipediksi pada 7 September 2025
- 06 Sep 2025 07:12 WIB
- Makassar
KBRN,Makassar: Gerhana Bulan Total diprediksi akan terjadi pada 7 September 2025. Dilansir dari Wikipedia, Gerhana Bulan terjadi ketika Bulan yang berada dalam fase Bulan purnama bergerak melewati bayangan Bumi.
Pada kondisi tersebut terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan tepat atau nyaris membentuk sebuah garis lurus, dengan Bumi di antara keduanya. Bulan akan tampak kemerahan akibat cahaya yang direfraksikan oleh atmosfer Bumi saat terjadinya gerhana.
Lantas, apa saja ciri-ciri Gerhana Bulan?
Ciri-ciri Gerhana Bulan menurut Wikipedia:
Terjadi saat bulan purnama: karena posisi Matahari, Bumi, dan Bulan harus berada dalam satu garis lurus.
Bulan tertutup bayangan Bumi, menyebabkan permukaan Bulan menjadi gelap.
Warna kemerahan (bulan darah): saat gerhana total, disebabkan oleh cahaya Matahari yang direfraksikan oleh atmosfer Bumi.
Dapat dilihat dari seluruh bagian Bumi: yang gelap di sisi malam, tidak seperti gerhana Matahari.
Aman diamati dengan mata telanjang: karena cahaya yang dipantulkan Bulan saat gerhana sangat redup.
Kenapa Bulan Berubah Warna Menjadi Merah saat Gerhana Total? Fenomena ini sering disebut "Bulan Merah" atau "Bulan Darah" (Blood Moon). Meskipun Bulan sepenuhnya tertutup bayangan Bumi, masih ada sedikit cahaya Matahari yang berhasil mencapai permukaannya.
Cahaya ini adalah cahaya Matahari yang dibiaskan oleh atmosfer Bumi. Atmosfer kita menyaring sebagian besar cahaya biru dan hijau, sementara membiarkan cahaya merah dan oranye melewatinya. Akibatnya, cahaya merah inilah yang jatuh ke permukaan Bulan, membuatnya tampak kemerahan bagi pengamat di Bumi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....