Milky Seas Fenomena Misterius Lautan Bercahaya yang Memukau

  • 12 Apr 2025 04:50 WIB
  •  Makassar

KBRN,Makassar: Milky seas atau lautan susu adalah fenomena alam langka di mana area laut yang luas memancarkan cahaya redup, menyerupai hamparan susu bercahaya di malam hari. Fenomena ini telah lama menjadi misteri dan memukau para pelaut selama berabad-abad.

Cahaya yang dipancarkan milky seas sangat terang, bahkan dapat terlihat dari satelit di luar angkasa. Area yang terkena fenomena ini bisa sangat luas, mencapai ratusan ribu kilometer persegi, dan dapat bertahan selama beberapa hari hingga berminggu-minggu.

Penelitian menunjukkan bahwa milky seas disebabkan oleh bakteri bioluminesen, khususnya Vibrio harveyi. Bakteri ini menghasilkan cahaya sebagai bagian dari proses metabolisme mereka. Ketika populasi bakteri ini sangat padat, cahaya yang dihasilkan akan cukup terang untuk menerangi lautan.

Dikutip dari laman Wikipedia fenomena milky seas sering terjadi di daerah dengan kondisi lingkungan tertentu, seperti suhu air yang hangat, kandungan nutrisi yang tinggi, dan arus laut yang tenang. Kondisi ini mendukung pertumbuhan pesat bakteri bioluminesen.

Milky seas paling sering terjadi di wilayah Samudra Hindia bagian barat laut, khususnya di dekat Somalia dan Yaman, serta di perairan Indonesia. Fenomena ini juga cenderung terjadi pada musim-musim tertentu, terkait dengan pola arus laut dan musim monsun.

Dampak milky seas pada ekosistem laut masih belum sepenuhnya dipahami. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa fenomena ini dapat mempengaruhi rantai makanan laut, karena bakteri bioluminesen menjadi sumber makanan bagi organisme laut lainnya.

Para ilmuwan terus melakukan penelitian untuk memahami lebih lanjut tentang fenomena milky seas. Satelit dan sensor kelautan digunakan untuk memantau kemunculan fenomena ini dan mengumpulkan data tentang kondisi lingkungan yang terkait.

Milky seas adalah salah satu keajaiban alam yang menakjubkan. Fenomena ini mengingatkan kita akan kompleksitas dan keindahan ekosistem laut, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....