Burnout Jadi Fokus Hari K3 Sedunia 2026

  • 28 Apr 2026 05:20 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar: Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia yang diperingati setiap 28 April tahun ini menyoroti tantangan baru di dunia kerja modern. Fokus global tidak hanya pada keselamatan fisik, tetapi juga kesehatan mental pekerja di tengah tekanan kerja yang semakin kompleks.

Dilansir dari International Labour Organization (ILO), peringatan World Day for Safety and Health at Work 2026 menekankan pentingnya lingkungan kerja psikososial yang sehat. Isu seperti stres kerja, burnout, kekerasan, pelecehan, hingga tekanan berlebihan dinilai sebagai risiko serius bagi keselamatan dan produktivitas pekerja.

ILO menegaskan bahwa bahaya psikososial dapat berdampak langsung pada kesehatan mental maupun fisik pekerja. Kondisi ini juga berpotensi meningkatkan kesalahan kerja, kecelakaan, dan penurunan kualitas hidup tenaga kerja.

Perubahan pola kerja, tuntutan target tinggi, serta batas kerja yang semakin kabur akibat digitalisasi membuat risiko burnout semakin nyata. Karena itu, perusahaan didorong membangun budaya kerja yang lebih sehat dan suportif.

Lingkungan kerja psikososial yang baik mencakup beban kerja yang wajar, komunikasi efektif, perlindungan dari intimidasi, serta dukungan manajemen terhadap kesejahteraan pekerja. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas organisasi.

Bagi Indonesia, isu ini relevan seiring meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental di sektor formal maupun informal. Dunia kerja tidak lagi hanya bicara soal produktivitas, tetapi juga keberlanjutan sumber daya manusia.

Hari K3 Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja harus dipahami secara menyeluruh. Perlindungan pekerja kini mencakup fisik, mental, dan sosial agar tercipta lingkungan kerja yang aman sekaligus manusiawi.

Melalui momentum ini, pemerintah, perusahaan, dan pekerja diharapkan memperkuat kolaborasi dalam menciptakan budaya kerja sehat. Dengan begitu, produktivitas dapat tumbuh sejalan dengan kesejahteraan tenaga kerja.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....