Desa Kalosi Alau Sidrap Jalani Penilaian Desa Berprestasi Tingkat Nasional
- 06 Okt 2026 16:51 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, SIDRAP - Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjalani tahapan Penilaian Lomba Desa Berprestasi Tingkat Nasional Regional Sulawesi-Kalimantan 2026, Selasa (6/10/2026). Penilaian berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Kerja Bupati Sidrap.
Bupati Syaharuddin Alrif hadir langsung memberikan dukungan kepada Desa Kalosi Alau bersama Wakil Bupati Nurkanaah dan Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin. Turut hadir Kepala Dinas PMDPPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Camat Dua Pitue, Kepala Desa Kalosi Alau Andi Apris beserta jajaran, serta pengurus TP PKK Kabupaten Sidrap.
Kehadiran pimpinan daerah dalam tahapan penilaian tersebut menjadi bentuk dukungan Pemkab Sidrap terhadap Kalosi Alau yang membawa nama daerah dalam kompetisi tingkat nasional. Di hadapan tim penilai, Syaharuddin menjelaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun desa melalui kompetisi yang dilaksanakan secara berjenjang.
“Kami sudah meminta Dinas Pemdes agar supaya lomba desa berjenjang. Mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, lalu didorong ke tingkat provinsi,” ujar Syaharuddin.
Bupati juga memaparkan berbagai strategi pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi desa, terutama melalui penguatan sektor pertanian. Salah satu strategi yang didorong Pemkab Sidrap adalah konsep “Tanam-Panen-Hilirisasi”.
Konsep tersebut diarahkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui pengembangan hasil pertanian hingga tahap hilirisasi. Menurut Syaharuddin, Desa Kalosi Alau menjadi salah satu wilayah yang merasakan dampak pengembangan pertanian melalui penerapan sistem IP300, yakni pola tanam dan panen hingga tiga kali dalam setahun.
Pengembangan tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Sementara itu, Kepala Desa Kalosi Alau Andi Apris memaparkan sejumlah inovasi yang dikembangkan pemerintah desa.
Inovasi tersebut mencakup tiga bidang utama, yakni pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan. Di bidang pemerintahan, desa mengembangkan pelayanan publik berbasis digital.
Sementara di sektor kewilayahan dan ekonomi, terdapat program pengelolaan sampah, bank sampah, pengembangan pertanian IP300, pengelolaan sumber daya air serta penguatan UMKM. Desa juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, pelayanan Posyandu hingga pelestarian budaya lokal.
“Berbagai inovasi tersebut diarahkan untuk menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tandas Andi Apris.
Penilaian tingkat nasional tersebut menjadi kesempatan bagi Kalosi Alau untuk menunjukkan berbagai inovasi dan praktik pembangunan yang telah dijalankan. Tak hanya dari sisi pemerintahan, desa tersebut juga diharapkan mampu menunjukkan dampak nyata pembangunan terhadap perekonomian masyarakat, ketahanan pangan, lingkungan, pelayanan publik dan pemberdayaan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....