Prajurit Kostrad Ramaikan Langit Sidrap lewat Terjun Payung

  • 10 Sep 2026 19:19 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, SIDRAP - Langit Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diramaikan aksi prajurit Divisi Infanteri 3 Kostrad melalui kegiatan Terjun Payung Penyegaran Statik, Kamis (10/9/2026). Aksi penerjunan tersebut disaksikan langsung Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayor Jenderal TNI Wulang Nur Yudhanto bersama Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.

Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian agenda Kostrad di Kabupaten Sidrap. Terjun payung penyegaran statik tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemampuan sekaligus menjaga kesiapsiagaan prajurit.

Pasukan yang mengikuti penerjunan juga dipersiapkan untuk mengikuti latihan bersama di Malaysia. Selain penerjunan, rangkaian kegiatan di Kanyuara diisi dengan bakti sosial berupa pembagian 200 paket sembako kepada masyarakat serta panen raya di wilayah tersebut.

Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto mengatakan, pasukan yang disiapkan dalam kegiatan tersebut akan berangkat ke Malaysia pada 26 September mendatang untuk mengikuti latihan bersama. Menurut Wulang, kegiatan di Sidrap tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan militer, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

"Kami juga harus mampu hadir di tengah masyarakat dan dituntut paham dengan kondisi lingkungan masyarakat,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat hubungan dan kemitraan antara prajurit TNI dengan masyarakat Kabupaten Sidrap. “Besar harapan saya kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat, tapi juga menjadi pondasi yang semakin memperkokoh tali silaturahmi, mempererat kekeluargaan, memperkuat kemitraan antara TNI dan masyarakat Kabupaten Sidrap yang akan terus kita jaga dan kita lanjutkan di masa yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengapresiasi kegiatan Kostrad di Kelurahan Kanyuara. Menurutnya, kehadiran Pangdivif 3 Kostrad juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan secara langsung potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten Sidrap.

Syaharuddin menyebut Sidrap saat ini menjadi salah satu daerah lumbung beras di Indonesia. Produksi gabah, kata dia, meningkat dari sekitar 400 ribu ton pada 2024 menjadi sekitar 700 ribu ton pada 2025.

Khusus di Kelurahan Kanyuara, luas areal persawahan mencapai 1.229 hektare dengan rata-rata hasil panen sekitar 9–10 ton gabah per hektare. Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif 3 Kostrad bersama Bupati Sidrap juga meninjau kondisi persawahan dari udara.

Wulang mengaku melihat langsung upaya penyediaan air yang membuat areal persawahan di Sidrap tetap hijau di tengah kondisi El Niño. “Saya dengan Bapak Bupati naik helikopter. Ternyata benar ada air yang bisa ditarik sampai ke pelosok. Di wilayah lain cokelat, ternyata di Sidrap semua masih hijau,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Sekda Andi Rahmat Saleh, Dandim 1420/Sidrap Letkol Zulhakim Asdar, Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, jajaran PJU Divisi Infanteri 3 Kostrad, perwakilan DPRD, jajaran Kodim 1420/Sidrap, kepala OPD terkait, Forkopimcam Watang Sidenreng, Persit, masyarakat setempat, serta sejumlah undangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....