Sidrap Apresiasi 704 Dosen Pengabdi di Tiga Provinsi
- 17 Agt 2026 16:51 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, SIDRAP - Kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sidenreng Rappang terasa semakin istimewa. Usai upacara peringatan detik proklamasi, Aula Saromase Kompleks SKPD Sidrap menjadi saksi penghormatan besar bagi dunia pendidikan. Sebanyak 704 dosen dari wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara menerima piagam penghargaan pengabdian serta tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya, Senin (17/8/2026).
Penyerahan penghargaan berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, seiring berkibarnya Bendera Merah Putih yang baru saja dikibarkan dalam upacara peringatan kemerdekaan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan upacara, melainkan juga dengan menghargai mereka yang telah berbakti mencerdaskan kehidupan bangsa.
Hadir menyaksikan dan menyerahkan penghargaan, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, serta Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX Syahruddin yang mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah IX.
Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas kepercayaan menjadikan Sidrap sebagai tuan rumah kegiatan bergengsi ini. Menurutnya, kehadiran ratusan akademisi dan cendekiawan dari berbagai daerah adalah kehormatan besar bagi seluruh masyarakat Sidrap. “Ini merupakan kehormatan bagi Kabupaten Sidrap karena kita kedatangan para cendekiawan, insan berpendidikan yang telah mengabdikan diri dalam dunia pendidikan,” ujar Syaharuddin.
Ia menegaskan, Pemkab Sidrap membuka tangan lebar-lebar menyambut para tamu dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Keramahan, kata Bupati, adalah jati diri masyarakat Sidrap yang terangkum dalam motto daerah, Saromase — sikap menghargai dan melayani setiap tamu dengan sepenuh hati. “Kita harus melayani dengan baik. Motto orang Sidrap adalah Saromase. Itulah karakter orang Sidrap, ramah dan menghargai setiap tamu yang datang,” katanya.
Syaharuddin berharap, penghargaan yang diterima hari ini bukan sekadar tanda jasa semata. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus motivasi agar para dosen terus berkarya, meningkatkan kualitas pengajaran, dan mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, serta siap membangun bangsa.
Bupati juga membuka peluang lebar bagi sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia perguruan tinggi. Ia memandang kolaborasi antara pemda dan insan akademisi menjadi kunci untuk memajukan berbagai bidang pembangunan di Sidrap. “Semoga kegiatan ini mempererat silaturahmi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi serta para akademisi. Kita ingin pendidikan terus menjadi kekuatan dalam membangun sumber daya manusia,” tuturnya.
Penghargaan yang diserahkan mencakup piagam penghargaan pengabdian bagi dosen tetap yayasan serta tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya. Setiap nama yang dipanggil melangkah tegap menerima penghargaan sebagai bukti perjalanan panjang pengabdian, kesetiaan, dan dedikasi yang tak kenal lelah.
Dari Aula Saromase, pesan kemerdekaan pun terasa makna yang berbeda: bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa adalah kemerdekaan yang sesungguhnya. Dan di tangan para pendidik inilah, masa depan bangsa terus ditempa dengan ilmu, kesabaran, dan pengabdian yang tulus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....