Jembatan Garuda Merah Putih Perkuat Akses Pertanian Sidrap

  • 13 Agt 2026 15:44 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, SIDRAP - Kehadiran Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), kini semakin memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian. Jembatan tersebut diresmikan pembangunannya oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis (13/8/2026).

Kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap Haslindah Syaharuddin serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap. Peresmian itu merupakan bagian dari kegiatan nasional peresmian pembangunan 2.500 titik jembatan dan 3.000 titik sarana air bersih di berbagai wilayah Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui konferensi video.

Bagi masyarakat Desa Kanie dan wilayah sekitarnya, jembatan tersebut menjadi akses penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Kehadirannya juga memberikan kemudahan bagi kendaraan pengangkut hasil pertanian untuk melintasi wilayah tersebut.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengapresiasi sinergi TNI dan Polri dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi di kawasan pertanian.

“Pembangunan jembatan ini sangat penting untuk distribusi hasil pertanian kita. Mobil pengangkut gabah bisa lewat di sini untuk membeli gabah petani kita,” ujar Syaharuddin.

Ia menambahkan, jembatan tersebut juga membantu mengefisienkan waktu tempuh masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas. “Selain itu, jembatan ini mengefisienkan waktu dan memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” lanjutnya.

Syaharuddin mengungkapkan, saat ini sudah terdapat enam jembatan di Kabupaten Sidrap yang dibangun melalui kerja sama TNI dan Polri. Namun, kebutuhan terhadap infrastruktur penghubung di sejumlah wilayah masih cukup tinggi.

“Masih ada puluhan usulan pembangunan jembatan di Sidrap. Kita berharap usulan-usulan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” katanya.

Menurutnya, pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat. Akses yang semakin baik diharapkan dapat memangkas waktu tempuh dan memperlancar distribusi hasil pertanian dari sentra produksi menuju pembeli.

Pemerintah Kabupaten Sidrap, kata Syaharuddin, akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, TNI, Polri, dan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat. Ia juga mengajak warga bersama-sama memanfaatkan dan menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Harapan kita, jembatan ini betul-betul dimanfaatkan masyarakat. Akses semakin mudah, waktu tempuh semakin efisien, dan distribusi hasil pertanian juga semakin lancar,” tandas Syaharuddin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....