Bupati SIDRAP, Turun Malam Dengar Keluh Kesah Petani

  • 27 Jul 2026 12:15 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, Sidrap - Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Alrif kembali membuktikan keseriusannya mengawal sektor pertanian dengan cara jemput bola, yaitu turun langsung menemui petani hingga menjelang malam. Setelah meninjau berbagai lokasi sepanjang hari, Syaharuddin beranjak ke kawasan Danau Sidenreng, Desa Alesalewo, Kecamatan Panca Lautang, Ahad (26/7/2026), tujuannya adalah mendengar langsung kendala dan harapan yang disampaikan oleh kelompok tani setempat.

Dalam kunjungan ini, Bupati didampingi Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air beserta staf dan Kepala Desa Alesalewo. Suasana dialog berjalan akrab dan terbuka. Fokus utama pembahasan adalah ketersediaan air pengairan yang kini menjadi tantangan berat di tengah kondisi cuaca kering yang melanda wilayah tersebut.

Para petani menyampaikan berbagai usulan mendesak, antara lain pembuatan sumur bor, penyediaan pompa celup, serta sarana pendukung lain agar lahan persawahan tetap terjaga produktivitasnya. Merespons hal tersebut, Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa pertanian adalah prioritas utama karena menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Sidrap. Segala kendala harus dicarikan jalan keluarnya. "Saya pastikan setiap masalah petani diselesaikan bertahap. Tak boleh ada keluhan yang terabaikan. Karena itulah saya pilih datang ke sini, mendengar langsung, dan memastikan solusi tepat segera dijalankan," ujar Syaharuddin.

Ia menyatakan bahwa usulan-usulan yang disampaikan akan segera dicatat dan dikoordinasikan antar instansi agar penanganannya tepat sasaran dan cepat. Kehadiran Bupati hingga waktu malam menunjukkan bahwa aspirasi petani tidak boleh menunggu waktu yang tepat, melainkan harus didahulukan oleh pemerintah.

"Pemerintah daerah tidak ingin hanya duduk di ruangan saat warga di lapangan sedang menghadapi kesulitan pasokan air. Komitmen ini juga menjadi bukti bahwa dukungan bagi petani tidak hanya berupa janji, melainkan tindakan nyata di lokasi kejadian, " tegas Bupati.

"Segala langkah selanjutnya akan disesuaikan dengan kemampuan daerah dan kebutuhan yang paling mendesak agar tidak sia-sia. Diharapkan dengan pendekatan langsung seperti ini, persoalan irigasi dapat teratasi dan hasil panen petani tetap terjaga dengan baik, "tambahnya.

Dikatakan, langkah ini sejalan dengan upaya Sidrap menjaga posisinya sebagai lumbung pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup para petani. Pemerintah berjanji akan terus memantau perkembangan dan segera menindaklanjuti usulan yang telah disampaikan warga Desa Alesalewo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....