BPP DOB Perkuat Perjuangan Pembentukan Provinsi Luwu Raya

  • 08 Jun 2026 11:53 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, MASAMBA - Badan Pekerja Pembentukan Daerah Otonomi Baru (BPP DOB) Provinsi Luwu Raya terus memperkuat langkah perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya melalui konsolidasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah di kawasan Tana Luwu. Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi dan koordinasi BPP DOB Provinsi Luwu Raya ke Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang diterima langsung Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, di Rumah Jabatan Bupati, Masamba, Minggu 7 Juni 2026.

Rombongan dipimpin Koordinator Wilayah BPP DOB Provinsi Luwu Raya, Hasbi Syamsu Ali, yang juga menjabat Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan membahas perkembangan terkini perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya, termasuk pemenuhan berbagai persyaratan administratif yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Hasbi mengatakan komunikasi dan konsolidasi dengan seluruh pemerintah daerah di wilayah Luwu Raya terus dilakukan untuk memperkuat dukungan terhadap pembentukan provinsi baru tersebut. “BPP DOB terus membangun komunikasi intensif dengan seluruh pemerintah daerah di kawasan Luwu Raya. Kami ingin memastikan bahwa perjuangan ini berjalan dengan semangat kebersamaan dan kesepahaman yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan,” ujar Hasbi.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah memiliki peran strategis karena menjadi salah satu unsur penting dalam memenuhi persyaratan pembentukan daerah otonom baru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas sejumlah dokumen yang menjadi syarat administratif, di antaranya Surat Keputusan Persetujuan Kabupaten Luwu Utara sebagai bagian dari cakupan wilayah Daerah Persiapan Provinsi Luwu Raya serta Berita Acara Persetujuan Bersama Cakupan Wilayah Daerah Persiapan Provinsi Luwu Raya.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan sejumlah masukan terkait tahapan yang perlu ditempuh agar proses pembentukan Provinsi Luwu Raya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. “Perjuangan ini membutuhkan kebersamaan dan kesamaan langkah seluruh komponen masyarakat Luwu Raya agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai koridor yang ditetapkan,” kata Andi Abdullah Rahim.

Ia menegaskan sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mengawal aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya yang telah diperjuangkan selama puluhan tahun. Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh pendidikan, akademisi, pengurus KKLR, serta jajaran BPP DOB Provinsi Luwu Raya yang selama ini aktif mengawal agenda pemekaran wilayah.

Selain membahas aspek administratif, forum itu menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sipil dalam memperkuat dukungan terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya. Para peserta sepakat bahwa kolaborasi dan komunikasi yang berkelanjutan menjadi kunci agar perjuangan pembentukan provinsi baru dapat terus berjalan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Kegiatan ditutup dengan jamuan makan malam bersama menikmati kapurung, kuliner khas Tana Luwu, sebagai simbol persaudaraan dan semangat kebersamaan dalam memperjuangkan terbentuknya Provinsi Luwu Raya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....