Kecamatan Tamalate Siap Jadwalkan Ulang Sosialisasi P4GN
- 13 Mei 2026 13:25 WIB
- Makassar
RRI CO. ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar menyampaikan kekecewaan atas batalnya kegiatan sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) yang digelar organisasi masyarakat MAKI di Kecamatan Tamalate, Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan yang sedianya menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, RTRW, dan unsur kelurahan itu tidak berjalan optimal karena minimnya peserta yang hadir di lokasi.
Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Ormas Kesbangpol Kota Makassar, Chaedir, mengatakan pihaknya turut kecewa karena kegiatan tersebut dinilai sangat strategis dalam mendukung program pemerintah. “Kami juga kecewa karena sudah hadir di tempat. Pelaksanaan sebenarnya sudah siap, tetapi dari pemerintah kecamatan sebagai fasilitator belum mendatangkan peserta secara maksimal,” ujar Chaedir.
Ia menegaskan, kegiatan sosialisasi P4GN merupakan bagian dari agenda penting dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba serta sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar. “Ini bukan sekadar kegiatan biasa. Ini bagian dari instruksi nasional dan menjadi salah satu program strategis. Apalagi MAKI sudah merespons positif dan melaksanakan kegiatan nyata di kecamatan,” jelasnya.
Menurut Chaedir, kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi internal. Ia memastikan hasil evaluasi akan disampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti. “Kami dari pemerintah kota menyampaikan permohonan maaf atas ketidaklancaran kegiatan ini. Ke depan, tentu akan ada teguran dan evaluasi agar hal serupa tidak terulang,” tegasnya.
Ia berharap sosialisasi serupa dapat kembali dijadwalkan dan dilaksanakan lebih maksimal di waktu mendatang, sehingga pesan pencegahan narkoba dapat tersampaikan hingga ke tingkat lorong. Sementara itu, Sekretaris Camat Tamalate, Saddan Musba, saat dikonfirmasi menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya kegiatan tersebut. “Kami menyampaikan bahwa ini murni kesalahan prosedur persuratan. Undangan tidak terdistribusi dengan baik ke pihak kelurahan maupun tokoh masyarakat,” ujar Saddan saat menclarfikasi batalnya kegiatan tersebut di Daun Coffe jalan Daeng Tata Rabu, 13 Mei 2026.
Ia menjelaskan, sebelumnya koordinasi telah dilakukan bersama panitia MAKI, bahkan melibatkan unsur kepolisian. Namun, terjadi miskomunikasi dalam pendistribusian undangan ke peserta. “Kami akui ada keterlambatan dalam mendistribusikan undangan ke masing-masing kelurahan. Itu menjadi tanggung jawab kami,” tambahnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak kecamatan berkomitmen menggelar kembali kegiatan serupa dalam waktu dekat dengan melibatkan seluruh stakeholder yang dibutuhkan. “Insya Allah minggu depan kami akan laksanakan kembali kegiatan ini dengan menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh unsur terkait,” ungkapnya. Saddan juga mengapresiasi inisiatif MAKI dalam mendukung upaya pencegahan narkoba di Makassar. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sangat penting dalam mewujudkan kota yang aman dan bebas narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....