Rakerda Pokja Bunda PAUD Perkuat Sinergi
- 11 Apr 2026 20:27 WIB
- Makassar
RRI CO. ID, Makassar - Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Makassar menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Hotel Novotel Makassar, Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan merumuskan program peningkatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Makassar.
Rakerda dihadiri Bunda PAUD Kota Makassar Melinda Aksa, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar Titin Florentina P, para Bunda PAUD kecamatan se-Kota Makassar, serta perwakilan lintas sektor terkait.Dalam sambutannya, Melinda Aksa menegaskan bahwa Rakerda merupakan momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.
“Rakerda Pokja Bunda PAUD ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD di Kota Makassar,” ujarnya.
Ia menilai tema yang diangkat tahun ini, yakni membangun sinergi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas PAUD, sangat relevan dengan tantangan pengembangan pendidikan anak usia dini saat ini.“Peningkatan kualitas PAUD tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat dari berbagai pihak,” tegasnya.
Menurutnya, peran pemerintah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga keluarga sangat menentukan keberhasilan layanan PAUD yang berkualitas.“Mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga peran aktif keluarga, semuanya memiliki peran penting dalam mendukung layanan PAUD yang berkualitas,” tambah Melinda.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman menyampaikan bahwa salah satu fokus utama yang perlu diperkuat adalah layanan PAUD Holistik Integratif yang melibatkan berbagai sektor.“Dengan keterlibatan lintas sektor seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, layanan PAUD holistik integratif dapat berjalan lebih maksimal dan menyentuh seluruh aspek kebutuhan anak usia dini,” jelas Achi.
Selain penguatan layanan, Dinas Pendidikan juga menargetkan penambahan minimal satu PAUD negeri baru guna memperluas akses pendidikan anak usia dini di Kota Makassar.Tak hanya itu, peningkatan kapasitas guru PAUD melalui berbagai pelatihan menjadi agenda prioritas untuk mendorong kualitas tenaga pendidik yang lebih profesional dan kompeten.
“Program lainnya yakni implementasi wajib belajar PAUD satu tahun bagi anak usia 5–6 tahun, serta penguatan peran Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan Rakerda kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi lintas sektor, guna menyerap masukan dan berbagi pengalaman dalam pengelolaan layanan PAUD di Kota Makassar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....