PKL Mariso Bongkar Lapak Sendiri, Dukung Penataan Kota

  • 08 Apr 2026 16:50 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Setelah puluhan tahun menempati lahan fasilitas umum, deretan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Mappayukki, Kecamatan Mariso, akhirnya membongkar lapaknya secara mandiri, Rabu, 8 April 2026. Sebanyak tujuh lapak yang berdiri di antara trotoar dan badan jalan dibongkar sukarela oleh pemiliknya sebagai bentuk dukungan terhadap penataan kota.

Langkah serupa juga terjadi di Jalan Garuda dan Jalan Rajawali. Di dua ruas jalan tersebut, masing-masing delapan lapak yang berdiri di atas drainase dan memakan badan jalan turut dibongkar tanpa paksaan. Lapak-lapak yang sebelumnya menjadi bagian dari aktivitas ekonomi warga kini berganti menjadi ruang yang lebih tertib dan fungsional.

Camat Mariso, Andi Syahrir, mengatakan keberhasilan ini lahir dari pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan pemerintah kecamatan bersama kelurahan. “Pedagang yang bongkar mandiri lapaknya, di Jalan Mappayukki ada tujuh lapak, Jalan Garuda delapan lapak, dan di Jalan Rajawali juga delapan lapak,” ujarnya.

Menurutnya, penataan ini bukan sekadar pembongkaran fisik, melainkan simbol perubahan pola pikir masyarakat dalam mendukung keteraturan kota. Ia menegaskan, pemerintah tidak mengedepankan tindakan represif, melainkan komunikasi intensif yang mengedepankan sisi kemanusiaan. “Metode ini efektif, sehingga para PKL dapat menerima penataan kawasan dengan baik,” ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah telah melalui tahapan prosedural mulai dari penyampaian surat peringatan hingga pendekatan langsung kepada pedagang. “Kami sudah melayangkan SP3, kemudian melakukan pendekatan persuasif kepada pedagang yang berjualan di atas trotoar dan drainase,” jelasnya.

Penertiban ini bertujuan mengembalikan fungsi trotoar dan bahu jalan agar dapat digunakan sebagaimana mestinya serta meningkatkan kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas. Ke depan, penataan serupa akan dilanjutkan di sejumlah wilayah Kecamatan Mariso dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif demi menciptakan kawasan yang tertib, aman, dan ramah bagi seluruh masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....