Legislator DPR RI Serahkan Beasiswa PIP pada Anak Keluarga Pemulung

  • 28 Jul 2026 09:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I, Syamsu Rizal Marsuki Ibrahim atau Daeng Ical, bersama Yayasan Pabbata Ummi Lino (Yapta-UL) dan sejumlah organisasi masyarakat sipil memperingati Hari Anak Nasional di Sanggar Kegiatan Warga Yapta-UL, kawasan TPAS Tamangapa, Antang, Makassar, Senin, 27 Juli 2026

Mengusung tema "Suara Anak Pinggiran dari Puncak Gunung Sampah", kegiatan tersebut dihadiri lebih dari seratus anak bersama orang tua, masyarakat sekitar, unsur Pemerintah Kota Makassar, kepala sekolah, serta berbagai organisasi yang bergerak di bidang perlindungan anak dan pemberdayaan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Daeng Ical menyerahkan secara simbolis 146 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada anak-anak dari keluarga pemulung dan warga kurang mampu yang menjadi binaan Yapta-UL.

Dalam sambutannya, Daeng Ical menegaskan bahwa kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih pendidikan dan cita-cita.

"Bisa saja, ada anak-anak dari tempat ini ada yang jadi presiden atau pemimpin ke depan," ujar Daeng Ical.

Ia juga mengingatkan bahwa yang terpenting bukanlah seberapa dikenal orang tua, melainkan bagaimana anak-anak diberi kesempatan untuk tumbuh dan menjadi pemimpin di masa mendatang.

Ketua Harian Yapta-UL, Makmur, S.Sos., mengapresiasi perjuangan Daeng Ical yang telah membantu menghadirkan beasiswa PIP bagi anak-anak dampingan yayasan tersebut.

"Kami berterima kasih kepada Daeng Ical karena telah memperjuangkan agar anak-anak kami di sini dapat menerima beasiswa PIP. Kami berharap perjuangan ini terus berlanjut karena masih ada sekitar 62 anak dampingan kami yang belum menerima bantuan," kata Makmur.

Makmur juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, yang secara pribadi memberikan beasiswa kepada 13 anak binaan Yapta-UL, terdiri atas anak dari keluarga kurang mampu, anak yatim, dan penyandang disabilitas.

Selain penyerahan beasiswa, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menegaskan komitmen bersama dalam memperjuangkan pemenuhan hak-hak anak, perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, serta meningkatkan perhatian terhadap kehidupan keluarga pemulung yang menggantungkan hidup di sekitar TPAS Tamangapa.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai organisasi masyarakat sipil, di antaranya WALHI Sulawesi Selatan, LBH Makassar, PKBI Sulsel, LPA Sulsel, Yayasan Rumah Mama, Yayasan Jati, Yasindo, Yasmib, Balla Inklusi, Societas Initiative, Transformasi Anak Muda Celebes, serta sejumlah lembaga lainnya yang selama ini aktif mendampingi masyarakat dan memperjuangkan hak-hak anak.(**)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....