DPRD Makassar Ajak Kolaborasi Tangani Geng Motor

  • 13 Mei 2026 21:51 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR : Sejumlah anggota DPRD Kota Makassar menyoroti maraknya aksi gerombolan geng motor yang meresahkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir, bahkan disebut telah terjadi sejak awal Mei 2026. Sorotan tersebut disampaikan usai rapat paripurna penyampaian LKPJ Wali Kota Makassar Tahun Anggaran 2025 di Balai Kota Makassar, Rabu 13 Mei 2026.

Anggota DPRD Makassar, Muchlis A. Misbah, menegaskan bahwa aksi geng motor sudah sangat mengkhawatirkan karena menyasar warga yang tidak bersalah. “Menyerang orang yang tidak bersalah, oleh karena itu semua elemen masyarakat harus terlibat dalam penanganan geng motor, termasuk tokoh masyarakat, RT/RW, Linmas, kecamatan, kelurahan, dan tentu kepolisian sebagai pihak yang melakukan penindakan,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam mengantisipasi pergerakan kelompok bermotor yang sering beraksi secara bergerombol di jalanan. “Kalau ada yang bergerombol naik motor dan mencurigakan, ya harus diantisipasi. Tapi penindakan tetap tugas polisi. Kita ini membantu, bukan mengambil alih kewenangan,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku yang terbukti melakukan kekerasan maupun perusakan fasilitas umum. “Saya minta kepada kepolisian untuk tegas dalam hal ini. Tapi tugas-tugas polisi harus kita bantu. Khususnya Linmas, RT/RW, dan Satpol PP sebagai perangkat daerah di Kota Makassar,” katanya.

Selain penindakan, Muchlis menekankan pentingnya pendekatan persuasif, terutama terhadap anak-anak usia remaja yang diduga terlibat dalam kelompok tersebut. “Anak-anak usia 13 tahun sudah terlibat, ini tentu memprihatinkan. Kita perlu deteksi siapa yang jadi penggeraknya. Kalau kepalanya ditarik dan dibina, saya yakin anggota lain tidak akan berani berbuat macam-macam,” jelasnya.

Ia mengaku pernah melakukan pendekatan secara personal terhadap remaja yang terindikasi bermasalah dan hasilnya cukup efektif. “Kalau kita rangkul, mereka bisa berubah. Pemerintah harus hadir dan dekat dengan mereka. Insya Allah tidak akan berani lagi berbuat anarkis,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....