Sebanyak 100 Karung Pupuk Dukung Pengembangan Perkebunan Lapas
- 29 Apr 2026 12:21 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, Gowa - Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui pengelolaan lahan perkebunan yang lebih terarah dan produktif. Sebanyak 100 karung pupuk disiapkan untuk menunjang pengembangan tanaman di area perkebunan lapas, Rabu 29 April 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hasil pertanian sekaligus membekali WBP dengan keterampilan praktis di bidang pertanian. Proses dimulai dari pengolahan lahan, penataan bedengan, hingga tahap pemupukan untuk meningkatkan kesuburan tanah sebelum masa tanam.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Narkotika Sungguminasa, Ardi Mahardika, memantau langsung jalannya kegiatan tersebut. Ia memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur pembinaan yang telah ditetapkan.
Para WBP yang terlibat terlihat antusias mengikuti setiap proses. Selain meningkatkan produktivitas lahan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, mengatakan dukungan pupuk tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan hasil pertanian di dalam lapas.
“Dengan dukungan pupuk yang memadai, kami optimis hasil perkebunan akan semakin meningkat. Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan pembinaan berkelanjutan agar WBP memiliki keterampilan produktif dan bernilai ekonomi saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program pembinaan kemandirian akan terus dikembangkan sebagai bentuk implementasi pemasyarakatan yang menekankan pada pemberdayaan.
Melalui penguatan sektor pertanian ini, Lapas Narkotika Sungguminasa berharap mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif serta mendorong WBP menjadi pribadi yang lebih mandiri dan siap berkontribusi positif setelah bebas nanti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....