Wakil Bupati Wajo Apresiasi Petugas Haji, Sambut Kepulangan Kloter 18

  • 14 Jun 2026 20:18 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kemabruran haji sejatinya tidak berhenti di Tanah Suci. Nilai ibadah para jemaah justru diuji ketika mereka kembali ke kampung halaman dan menjalani kehidupan bersama masyarakat dengan akhlak dan perilaku yang lebih baik.

Pesan itu disampaikan Koordinator Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar, H. Slamat Mustafa, saat menerima dan menyerahkan kembali jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 18 di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Minggu 14 Juni 2026. Menurut Slamat, keberhasilan menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji bukanlah akhir dari perjalanan spiritual seorang muslim. Kemabruran haji, kata dia, akan tercermin dari perubahan sikap, peningkatan kualitas ibadah, serta kontribusi positif yang diberikan jemaah setelah kembali membaur dengan lingkungan sekitarnya.

“Untuk kemabruran haji bukan dilihat dari prosesnya semata, tetapi bagaimana setelah Bapak dan Ibu kembali ke masyarakat. Harus lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan para jemaah dalam keadaan selamat setelah melewati perjalanan panjang dan berbagai tantangan selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, kelancaran tersebut tidak terlepas dari kerja keras para petugas haji yang setia mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 1418 yang mengangkut rombongan Kloter 18 mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 12.18 WITA. Kloter ini membawa total 392 jemaah dan petugas, terdiri atas 127 laki-laki dan 265 perempuan. Mayoritas jemaah berasal dari Kabupaten Wajo sebanyak 385 orang, sementara sisanya merupakan jemaah mutasi dari Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Jeneponto.

Wakil Bupati Wajo, H. Baso Rahmanuddin, yang memimpin langsung penjemputan jemaah asal Wajo, menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan PPIH Debarkasi Makassar serta para petugas kloter selama mendampingi jemaah di Tanah Suci. Dalam sambutannya, Baso sempat mencairkan suasana dengan gurauan mengenai kehadiran Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Toraja Utara yang datang langsung menjemput satu orang jemaah asal daerahnya.

“Ini luar biasa, hanya satu jemaah dari Toraja Utara, tapi dijemput langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Hajinya. Kalau Wajo yang jumlah jemaahnya ratusan, memang sudah sewajarnya dijemput oleh bupati atau wakil bupatinya,” katanya disambut tawa para hadirin.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para tenaga kesehatan dan petugas kloter yang telah memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan ibadah haji. “Mereka telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam melayani para tamu Allah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....