Kuota Haji Wajo Terbesar Kedua di Sulsel, Wabup Harap Bertambah Tahun Depan
- 09 Jun 2026 09:02 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti penyambutan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 10 UPG asal Kabupaten Wajo di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin 8 Juni 2026. Sebanyak 386 jemaah asal Wajo yang tergabung dalam kloter tersebut tiba kembali di Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kepulangan para jemaah disambut langsung oleh Wakil Bupati Wajo, H. Baso Rahmanuddin Makkaraka. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Wajo itu menjadi simbol rasa syukur pemerintah daerah atas kembalinya para tamu Allah dalam keadaan selamat dan sehat.
Menurut Baso Rahmanuddin, Kloter 10 UPG merupakan rombongan pertama jemaah haji asal Kabupaten Wajo yang kembali ke tanah air pada musim haji tahun ini. Karena itu, pemerintah daerah merasa perlu hadir secara langsung untuk menerima penyerahan jemaah dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar.
“Alhamdulillah kami dari pemerintah daerah sangat bersyukur dan berbahagia karena 386 jemaah haji Kabupaten Wajo yang tergabung dalam Kloter 10 telah kembali ke tanah air dalam keadaan utuh dan sehat walafiat. Ini merupakan kebahagiaan dan kesyukuran yang luar biasa bagi kami,” ujar Baso Rahmanuddin.
Ia mengatakan, kehadiran pemerintah daerah dalam proses penerimaan jemaah merupakan bentuk perhatian dan penghormatan kepada masyarakat Wajo yang telah menyelesaikan rukun Islam kelima.
Selain mendoakan keselamatan para jemaah selama perjalanan menuju Kabupaten Wajo, Baso juga berharap nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat terus terjaga setelah kembali ke kampung halaman.
Menurutnya, para jemaah diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan tetap menjaga kebiasaan-kebiasaan baik yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.
“Kami berharap para jemaah tetap istiqamah menjalankan amalan-amalan yang telah dibiasakan selama di Tanah Suci dan dapat menularkan nilai-nilai kebaikan serta keberkahan kepada keluarga maupun masyarakat di Kabupaten Wajo,” katanya.
Setelah prosesi serah terima di Asrama Haji Sudiang, para jemaah langsung diberangkatkan menuju Kabupaten Wajo. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan petugas untuk menyambut kedatangan mereka di Islamic Center Wajo sebelum akhirnya dijemput oleh keluarga masing-masing.
Musim haji tahun ini, Kabupaten Wajo memberangkatkan jemaah yang tersebar dalam tujuh kelompok terbang. Kloter 10 menjadi rombongan pertama yang kembali ke daerah, sementara kloter-kloter berikutnya dijadwalkan tiba secara bertahap hingga seluruh jemaah Wajo kembali ke tanah air.
Baso Rahmanuddin mengungkapkan rasa syukurnya karena jumlah jemaah haji Kabupaten Wajo tahun ini termasuk yang terbesar di Sulawesi Selatan. Menurutnya, antusiasme masyarakat untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Tahun ini kami sangat bersyukur karena jumlah jemaah haji Wajo termasuk yang terbanyak kedua di Sulawesi Selatan. Harapan kami kuota haji ke depan tetap dipertahankan bahkan bisa ditambah karena daftar tunggu jemaah haji di Kabupaten Wajo masih sangat panjang,” ujarnya.
Ia menyebut tidak sedikit calon jemaah yang harus menunggu hingga 15 sampai 17 tahun untuk memperoleh kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Dalam kesempatan tersebut, Baso Rahmanuddin juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap praktik penawaran perjalanan haji yang tidak sesuai prosedur. Menyikapi adanya kasus penggunaan visa tidak resmi oleh sejumlah calon jemaah di beberapa daerah, ia mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan memastikan seluruh dokumen perjalanan diperoleh melalui jalur yang sah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk benar-benar berhati-hati dalam memilih dan memastikan visa yang digunakan adalah visa resmi untuk ibadah haji. Jangan sampai ada yang menjadi korban akibat tergiur tawaran yang tidak sesuai aturan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Wajo berharap seluruh jemaah yang telah kembali dari Tanah Suci dapat menjadi haji yang mabrur serta membawa semangat perubahan positif bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....