Jemaah Kloter 9 Pulang Lengkap, Bukti Sukses Pelayanan Haji 2026

  • 08 Jun 2026 21:33 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kabar membahagiakan datang dari Debarkasi Makassar. Sebanyak 393 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 9 UPG kembali ke Tanah Air dalam kondisi lengkap dan selamat, Senin 8 Juni 2026.

Kloter yang didominasi jemaah asal Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bone itu mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 09.52 WITA, atau delapan menit lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

Kepulangan seluruh jemaah tanpa kekurangan menjadi catatan positif dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail, menyebut capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi para petugas yang mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke kampung halaman.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah Kloter 9 kembali dalam keadaan utuh. Ini adalah buah dari kerja kolektif petugas kloter, ketua rombongan, dan ketua regu yang siaga mendampingi jemaah di setiap tahapan perjalanan haji,” ujar Ikbal.

Kloter 9 terdiri atas 341 jemaah asal Kabupaten Gowa, 44 jemaah asal Kabupaten Bone, satu jemaah asal Kota Makassar, serta satu jemaah mutasi dari Maluku. Mereka didampingi enam petugas yang bertugas memberikan layanan ibadah, kesehatan, dan pendampingan selama berada di Tanah Suci.

Menurut Ikbal, keberhasilan pelayanan haji tidak hanya diukur dari kelancaran transportasi, akomodasi, atau konsumsi, tetapi juga dari perhatian yang diberikan kepada jemaah, terutama lanjut usia dan mereka yang membutuhkan bantuan khusus.

Hal itu tercermin dari pengakuan para jemaah yang mengaku puas dengan layanan yang diterima selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Mulai dari hotel, konsumsi, transportasi hingga pendampingan petugas mendapat respons positif dari para tamu Allah tersebut.

“Ketika saya bertanya langsung kepada jemaah tentang pelayanan yang mereka rasakan, mayoritas menyampaikan rasa puas. Ini menunjukkan bahwa para petugas tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang penuh kepedulian,” ungkapnya.

Mantan Kepala Asrama Haji Makassar itu juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bone yang turut mendukung kelancaran pelayanan jemaah sejak proses pemberangkatan hingga pemulangan.

Di hadapan para jemaah, Ikbal mengingatkan bahwa perjalanan haji tidak berhenti saat tiba di Tanah Air. Menurutnya, kemabruran haji harus tercermin dalam perilaku sehari-hari melalui kepedulian sosial, semangat berbagi, serta kemampuan menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Haji mabrur bukan sekadar gelar yang disandang, tetapi perubahan sikap dan akhlak yang dirasakan oleh lingkungan sekitar. Setelah pulang haji, harus ada semangat baru untuk menebarkan kebaikan dan kedamaian,” pesannya.

Data PPIH mencatat jemaah termuda Kloter 9 adalah Titin Aryanti Putri B berusia 21 tahun, sementara jemaah tertua, Sarani Kube, berusia 86 tahun. Keduanya berasal dari Kabupaten Gowa.

Dengan kedatangan Kloter 9, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar terus berlanjut dengan harapan seluruh jemaah dapat kembali ke daerah asal masing-masing dalam keadaan sehat, selamat, dan membawa predikat haji mabrur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....