Air Zamzam dalam Koper Bisa Picu Pembongkaran, Jemaah Haji Diimbau Patuhi Aturan
- 30 Mei 2026 19:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Menjelang kedatangan jemaah haji Debarkasi Makassar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Haji Ikbal Ismail, mengingatkan para jemaah agar tidak menyimpan air zamzam di dalam koper bagasi. Imbauan tersebut disampaikan untuk memastikan proses pemulangan jemaah berjalan lancar tanpa kendala saat pemeriksaan barang bawaan di bandara.
Menurut Ikbal, air zamzam yang disimpan dalam koper berpotensi memicu pemeriksaan tambahan oleh petugas keamanan. Bahkan, koper yang terdeteksi mengandung cairan tersebut dapat dibongkar untuk memastikan isi bagasi sesuai ketentuan penerbangan. “Setiap jemaah telah memperoleh jatah air zamzam sebanyak lima liter yang akan didistribusikan melalui mekanisme resmi. Karena itu, kami berharap jemaah tidak lagi membawa air zamzam di dalam koper bagasi,” ujar Ikbal, Sabtu, 30 Mei 2026 sore.
Selain mengingatkan soal barang bawaan, Ikbal juga meminta keluarga jemaah untuk tidak memadati kawasan Asrama Haji Sudiang saat proses penjemputan berlangsung. Langkah ini dilakukan demi menjaga kelancaran arus kedatangan ribuan jemaah yang akan tiba secara bertahap dari Arab Saudi.
Khusus bagi jemaah yang berasal dari luar wilayah Makassar, Gowa, dan Maros, proses pemulangan akan dikoordinasikan oleh panitia penyelenggara haji di kabupaten dan kota masing-masing. Sementara keluarga jemaah dari wilayah penyangga diperbolehkan melakukan penjemputan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Ikbal menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian pemulangan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah. Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat, hingga akhir Mei 2026 Embarkasi Makassar telah memberangkatkan sebanyak 16.728 jemaah haji ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 13 jemaah dilaporkan wafat di Arab Saudi, sementara satu jemaah meninggal dunia di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo sebelum keberangkatan.
Meski demikian, secara umum kondisi jemaah asal Sulawesi Selatan yang masih berada di Arab Saudi dilaporkan dalam keadaan baik. Proses pemulangan pun dipastikan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Kami berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat, sehat, dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga masing-masing,” tutup Ikbal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....