Kloter 43 UPG Jadi Penutup Haji 2026 Makassar

  • 21 Mei 2026 12:10 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar resmi melepas keberangkatan Kloter 43 UPG yang menjadi kelompok terbang terakhir pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pelepasan berlangsung di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis, 21 Mei 2026 dini hari.

Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyebut Kloter 43 menjadi kloter penutup sekaligus kloter “nusantara” karena terdiri dari jemaah asal 10 kabupaten di Sulawesi Selatan, ditambah jemaah dari Sulawesi Tenggara dan Maluku. Dalam sambutannya, Ikbal Ismail menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas PPIH, petugas kloter, serta unsur penerimaan dan pemberangkatan yang tetap mendampingi proses pelayanan hingga kloter terakhir diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tenggara, Muhammad Lalan Jaya, yang turut hadir dalam pelepasan jamaah bersama Koordinator Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Embarkasi Makassar, H. Muflihuddin Syam.

"Selain melepas keberangkatan jamaah, kami memberikan pembekalan khusus terkait pelaksanaan manasik haji, terutama mengenai perbedaan tata cara haji ifrad dan haji tamattu’, yang dinilai penting dipahami jemaah sebelum tiba di Arab Saudi," kata Ikbal Ismail.

Menurutnya, jamaah yang melaksanakan haji ifrad akan langsung berniat haji di atas pesawat sekitar satu jam sebelum mendarat di Jeddah. Sementara jamaah haji tamattu’ terlebih dahulu berniat umrah ketika melintasi wilayah Yalamlam sebelum kemudian menyelesaikan umrah dan melepas pakaian ihram.

Ikbal menegaskan, jamaah haji tamattu’ nantinya akan kembali mengenakan ihram dan berniat haji pada 8 Zulhijjah. Sedangkan jamaah haji ifrad diwajibkan tetap mengenakan pakaian ihram hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai dilaksanakan.

Ia mengingatkan para pembimbing ibadah agar terus mendampingi dan mengingatkan jamaah mengenai waktu niat, tata cara berihram, hingga larangan-larangan selama ihram agar tidak terjadi kekeliruan di Tanah Suci.

Selain itu, jamaah laki-laki juga diingatkan menjaga aurat selama menggunakan pakaian ihram, termasuk saat beristirahat maupun ketika berada di toilet, mengingat pakaian ihram hanya berupa dua lembar kain tanpa jahitan.

Di akhir arahannya, Ikbal berharap seluruh jamaah Kloter 43 dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, menjaga kondisi kesehatan, serta mengikuti seluruh arahan petugas selama berada di Tanah Suci.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....