Bupati Maros Apresiasi Kebijakan Baru Soal Daftar Tunggu Keberangkatan Haji

  • 03 Mei 2026 08:42 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam mengapreasi pelayanan yang diberikan Kemenhaj Sulsel Bersama instansi lainnya terhapa seluruh tamu Allah atau Calon Jamaah Haji diantaranya berasal dari Kabupaten Maros. Bupati juga salut terhadap pelayanan keimigrasian yang dilakukan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang berada di Asrama Haji Embarkasi Makassar.

"Luar biasa pelayanan yang diberikan panitia tentunya yang dilakukan bapak Kakanwil Kemenhaj Sulsel termasuk pengurusan kartu Nusuk, seperti kita ketahui pengurusan ini dilakukan di tanah suci namun musim haji ini dilakukan langsung di Indonesia sehingga tidak ada lagi pengurusan keimigrasian setibanya di tanah suci," ungkap Bupati Maros kepada RRI.CO.ID saat diwawancarai Kamis 30 April 2026 lalu.

Selain itu, Bupati Maros ini juga mengapreasi system daftar tunggu haji yang baru oleh Kementerian Haji dan Umroh RI yang baru terbentuk ini. Menurut Chaidir yang juga konten creator di media social ini, dengan adanya system baru ini, daftar tunggu keberangkatan haji tidak terlalu lama.

"Ada yang sudah menunggu hingga 32 tahun dan akhirnya maju sekarang, ini rezeki yang luar biasa bagi warga kami," kata dia kepada RRI.

Dalam kesempatan wawancara bersama RRI, Bupati dua periode ini menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan kepada masyarakat atau penggunaan kendaraan menuju Asrama Haji Makassar. Pasalnya, banyaknya pengantar Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Maros memadati asrama sehingga menyebabkan kemacetan luar biasa dari segala arah.

"Kami juga memohon maaf atas kemacetan yang terjadi, saya pun turut terjebak macet. Kami sebelumnya telah menghimbau kepada keluarga calon jamaah kiranya cukup dilepas dikediamannya saja, namun kami tidak bisa larang atau bending keinginan masyarakat tetap mengantar keluarganya yang akan berangkat haji ke asrama apalagi Kabupaten Maros bertetangga dengan Kota Makassar," ungkap Chaidir dengan mengangkat tangan memohon maaf dihadapan kamera.

Mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang sedang memasuki musim panas ekstrem, Chaidir memberikan pesan khusus agar para jemaah selalu menjaga stamina dan kesehatan fisik selama berada di Mekah dan Madinah. Ia menghimbau jemaah untuk memperbanyak konsumsi air putih dan tidak memaksakan diri di luar kemampuan fisik.

Ia berharap seluruh 626 jemaah asal Kabupaten Maros dapat melaksanakan wukuf di Arafah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat. "Semoga 626 jemaah Maros tahun ini mendapatkan pelayanan baik dan meraih predikat haji mabrur," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....