Jumlah Kuota Haji Kabupaten Gowa Meningkat Drastis di Tahun 2026
- 30 Apr 2026 21:14 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Gowa - Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), mencatat 1452 jamaah haji reguler tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepala kemenhaj Gowa, Al Bahri saat ditemui RRI di ruang Kerjanya Rabu, 29 April 2026.
Ia menilai terjadi peningkatan Kuota haji Kabupaten Gowa tahun 2026 meningkat drastis lebih dari 100 persen, menjadi sekitar 1.419 hingga 1.452 jemaah, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar 500-600 orang. Lonjakan ini sejalan dengan peningkatan kuota Sulawesi Selatan secara keseluruhan, yang mencapai 9.670 jemaah, memfasilitasi jemaah yang sudah menunggu lama sejak 7- 10 tahun masa tunggu.
"Alhamdulillah ada peningkatan yang sangat signifikan karena tahun ini kabupaten Gowa akan memberangkatkan Jamaah sebanyak 1452 jamaah yang sebelumnya hanya diangka 500 sampai 700 dan tahun ini terbagi pada 13 kloter, " Terang Al Bahri.
Al bahri menambahkan semoga tahun ini dengan bertambahnya tidak mengurangi hikmah pelaksanaan beribadah sekaligus menjadi motivasi bagi petugas untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Selain itu ia berpesan kepada seluruh jamaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan pembimbing dan petugas haji selama menjalankan ibadah.
Olehnya dirinya berpesan kepada seluruh jamaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan pembimbing dan petugas haji selama menjalankan ibadah. “Jadikan perjalanan ini sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat keimanan, terpenting jaga kesehata karena ibadah haji itu sangat identik dengan fisik,” pesan Al Bahri.
Sementara pemerintah terus mendorong sistem kuota haji yang lebih transparan dan berkeadilan, mengingat jumlah waiting list jamaah haji di Indonesia mencapai sekitar 5,6 juta orang, termasuk lebih dari 200 ribu orang di Sulawesi Selatan.
“Dengan prinsip keadilan untuk seluruhnya kita mendorong terus supaya perhitungan kuota itu dilakukan dengan cara yang transparan. Mudah-mudahan dari yang tadinya di Sulsel itu paling lama 48 tahun di Bantaeng, sekarang telah sama hanya 26 tahun di seluruh Indonesia,” sebutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....