FK UMI Perkuat Peran dalam Layanan Kesehatan Haji 2026
- 22 Apr 2026 12:12 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali dipercaya mengambil peran strategis dalam pelayanan kesehatan jemaah haji tahun 2026 melalui kolaborasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Embarkasi Makassar. Keterlibatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi bukti bahwa Fakultas Kedokteran UMI terus hadir sebagai institusi yang siap dan konsisten dalam pelayanan kesehatan berbasis kemanusiaan.
Rektor UMI, Hambali Thalib, menegaskan bahwa kepercayaan tersebut harus dimaknai sebagai tanggung jawab moral dan profesional yang harus dijaga dengan penuh kesungguhan. “Melayani tamu Allah adalah kemuliaan. Karena itu, keterlibatan FK UMI dalam pelayanan kesehatan haji bukan sekadar tugas, tetapi kehormatan yang harus dijaga dengan kualitas, integritas, dan kesungguhan kerja,” ujarnya kepada media, Selasa 21 April 2026.
Ia menjelaskan, kepercayaan yang terus diberikan kepada Fakultas Kedokteran UMI lahir dari rekam jejak yang konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik. Menurutnya, institusi yang terus dilibatkan menunjukkan adanya penilaian positif atas kinerja yang telah dilakukan.
Rektor juga menekankan bahwa UMI akan terus mendorong seluruh unit akademik untuk memperluas peran nyata di tengah masyarakat, sehingga keberadaan kampus tidak hanya dirasakan dalam ruang akademik, tetapi juga dalam penyelesaian persoalan nyata di lapangan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UMI, Nasrudin Andi Mappaware, menyampaikan bahwa pihaknya siap menjaga kepercayaan tersebut melalui kerja nyata di lapangan. Menurutnya, pada musim haji 2026, FK UMI kembali terlibat aktif dalam seluruh tahapan pelayanan kesehatan jemaah, mulai dari skrining kesehatan awal, pemeriksaan umum, pemantauan kondisi fisik dan mental, hingga pelayanan selama masa karantina.
Selain itu, tim FK UMI juga melakukan pendampingan pada fase keberangkatan dan pemulangan jemaah, sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga secara optimal. Ia menambahkan bahwa keterlibatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam membangun kompetensi dan karakter sebagai tenaga medis profesional.
“Kami tidak hanya menyiapkan dokter yang kompeten secara ilmu, tetapi juga dokter yang peka, humanis, dan siap melayani dalam kondisi nyata,” ungkapnya.
Kolaborasi ini sekaligus menegaskan posisi UMI sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam pelayanan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui keterlibatan berkelanjutan ini, Fakultas Kedokteran UMI diharapkan terus memperkuat perannya sebagai institusi yang dipercaya, konsisten, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi jemaah haji Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....