Sebanyak 108 Peserta Lolos Tahap II Seleksi PPIH
- 11 Des 2025 21:57 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan rangkaian Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi Tahun 1446 H/2025 M. Seleksi digelar dalam dua tahap: Tes CAT Tahap I pada 4 Desember 2025 di Aula Arafah Asrama Haji Embarkasi Makassar dan Seleksi Tahap II (CAT & Wawancara) pada 11 Desember 2025 di Kanwil Kemenag Sulsel.
Ketua Panitia Rekrutmen, H. Asa Afif, melaporkan bahwa proses seleksi tahun ini mengacu pada regulasi terbaru, termasuk UU Nomor 14 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 22 Tahun 2025. Dari 271 pendaftar, sebanyak 108 peserta dinyatakan memenuhi syarat mengikuti seleksi tahap II dengan rincian jabatan:
1. Ketua Kloter: 52 peserta.
2. Pembimbing Ibadah Kloter: 43 peserta
3. Transportasi: 4 peserta
4. Konsumsi: 3 peserta.
5. Bimbingan Ibadah: 3 peserta
6. Siskohat: 3 peserta
Seleksi tahap II mendapat pengawasan langsung dari Tim Supervisi Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Kehadiran tim pusat memastikan seluruh tahapan berlangsung objektif, transparan, dan sesuai standar nasional penyelenggaraan ibadah haji.
Tim supervisi memantau sejumlah aspek, mulai dari pelaksanaan CAT, proses wawancara, mekanisme kerja panitia, hingga kepatuhan terhadap regulasi terbaru. Pengawasan ini menegaskan bahwa kualitas rekrutmen petugas haji merupakan prioritas nasional.
Dalam sambutan Menteri Haji dan Umrah yang dibacakan oleh Kakanwil Haji dan Umrah Sulsel, H. Ikbal Ismail, ditegaskan bahwa petugas haji adalah garda terdepan pelayanan jemaah. “Jadilah petugas yang bekerja dengan ketulusan dan tanpa sekat sosial. Petugas haji adalah pelayan tamu Allah, dan amanah ini harus dijalankan sepenuh hati,” pesan Menteri, Kamis (11/12/2025).
Ia juga menyampaikan bahwa seleksi serentak digelar di 31 provinsi, kecuali tiga provinsi yang masih dalam masa penanganan bencana. Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berlangsung jujur dan akuntabel.
“Tidak ada yang naik karena A atau B. Semuanya murni berdasarkan hasil CAT dan wawancara. Peserta yang lolos adalah mereka yang paling siap memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi atas pendampingan Tim Supervisi Kementerian Haji dan Umrah RI..“Terima kasih kepada Tim Supervisi pusat yang telah hadir dan memberi penguatan. Sinergi ini penting untuk memastikan kesiapan layanan haji Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Rangkaian seleksi PPIH Tahun 1446 H/2025 M ini diharapkan melahirkan petugas haji yang profesional, amanah, dan siap menjalankan tugas pelayanan jemaah dengan penuh integritas.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....