Keluarga Jemaah Maros yang Wafat Terima Sertifikat Bada

  • 02 Jul 2025 17:55 WIB
  •  Makassar

KBRN, Maros : Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI, H. Muhammad Zain, menyerahkan secara langsung sertifikat badal haji kepada keluarga almarhum Rackmat Selamet (55), jemaah haji asal Kabupaten Maros yang wafat di Madinah pada 14 Mei 2025 lalu.

Penyerahan dilakukan di kediaman almarhum di Jalan Makmur Dg. Sitakka, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Maros, pada Selasa malam (1/7/2025). Sertifikat tersebut diterima langsung oleh istri almarhum, Hj. Mumining Uddin Lallo, dalam suasana haru dan penuh penghormatan.

Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Zain didampingi oleh Kepala UPT Asrama Haji Makassar, H. Zulkifli Hijaz, serta Ketua Tim Bina Petugas dan Haji Reguler Kanwil Kemenag Sulsel, H. Asa Afif. Turut hadir pula Kepala Kantor Kemenag Maros, H. Muhammad, Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Abd. Kadir, dan Kepala Seksi PHU, H. Ahmad Ihyaddin.

“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Keluarga tidak perlu lagi membadalkan, karena almarhum telah dibadalhajikan oleh petugas resmi Kementerian Agama,” ujar Muhammad Zain dalam sambutannya.

*Uang Asuransi dan Pengembalian Bipih*

Selain menyerahkan sertifikat, Muhammad Zain juga menyampaikan bahwa keluarga almarhum berhak menerima santunan berupa uang asuransi serta pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

“Keluarga akan menerima pengembalian dana haji sebesar satu kali setoran, yakni senilai Rp57.670.921, yang akan dikirim ke rekening atas nama almarhum,” jelasnya.

*Ucapan Terima Kasih Keluarga*

Kedatangan rombongan Kemenag disambut hangat oleh pihak keluarga. Hj. Mumining menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan pemerintah kepada almarhum suaminya.

“Terima kasih atas perhatian Pemerintah, khususnya atas kunjungan Bapak Direktur bersama rombongan ke rumah kami. Ini sangat berarti bagi kami sekeluarga,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa negara hadir, tidak hanya dalam pelayanan jemaah haji di Tanah Suci, tetapi juga dalam memberikan penghormatan terakhir kepada jemaah yang wafat selama menunaikan ibadah.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....